Advertisement
BI Siapkan Uang Rp7,9 Triliun, Kira-Kira untuk Apa Saja?
Ilustrasi Bank Indonesia. - Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) DIY menyiapkan uang sebanyak Rp7,9 triliun untuk kebutuhan puasa dan Lebaran. Jumlah ini naik 40% dibanding proyeksi tahun sebelumnya.
Kepala Tim Pengelolaan Uang Rupiah dan Operasional Sistem Pembayaran KPBI DIY Probo Sukesi mengatakan, proyeksi sebanyak Rp7,9 triliun itu merupakan hasil perhitungan dari kebutuhan 40 bank umum yang dilayani KPBI DIY. Kebutuhan tersebut juga sudah menghitung keperluan bank pengkreditan rakyat (BPR) yang ada di bawah bank umum.
Advertisement
Ia mengutarakan, kebutuhan bank umum meningkat sebesar 40% dari proyeksi tahun lalu. Pada 2017 lalu, proyeksi kebutuhan uang untuk puasa dan Lebaran mencapai Rp7 triliun, tetapi realisasinya hanya Rp5,5 triliun.
“Banyak faktor yang membuat kebutuhan bertambah, misalnya bertambahnya jumlah atm, dan kantor cabang, BPR yang melayani penukaran. Bisa juga karena penambahan libur Lebaran, supaya ada persediaan yang cukup di bank, karena cairnya juga cukup lama,” jelas Sukesi di Kompleks Kepatihan, Jumat (27/4/2018).
BACA JUGA
Menurutnya, KPw BI DIY sudah menyiapkan uang tersebut. Bank-bank umum sudah beberapa kali mengambil uang. Penarikan uang sudah dimulai sejak 10 April 2018 dan akan ditutup 11 Juni 2018.
Sukesi menambahkan, adanya pembatasan atau tidak terkait penarikan uang akan diserahkan pada masing-masing bank. Namun, biasanya bank akan melakukan pembatasan untuk mengurangi jumlah calo. “Kami juga ingin memberantas calo-calo itu.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Sleman Tak Terapkan WFA, Pelayanan Publik Tetap Tatap Muka
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas Hari Ini, UBS dan Galeri24 Anjlok, Antam Stabil
- Harga Emas Turun Tajam Banyak Investor Mulai Beralih
- Harga BBM Tertekan Irlandia Siapkan Langkah Cepat
- Pasokan Solar untuk Petani Mulai Dibatasi di Inggris
- Arus Balik Lebaran BBM Tetap Tersedia, Antrean Mulai Normal
- Krisis Energi, Korsel Ketatkan Pembatasan Kendaraan di Hari Kerja
- Filipina Darurat Energi, Bergantung Batu Bara Indonesia
Advertisement
Advertisement







