KUR Berkontribusi 23% terhadap Kredit Mikro

KUR Berkontribusi 23% terhadap Kredit MikroIlustrasi layanan KUR - Antara/JIBI
11 Juni 2018 21:30 WIB Dini Hariyanti Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menyatakan kredit usaha rakyat atau KUR terus memainkan peran penting bagi perkembangan kinerja kredit mikro. 

Direktur Utama BRI Suprajarto mengatakan sampai dengan kuartal kedua tahun ini kontribusi KUR mencapai 23% terhadap total penyaluran kredit mikro. “Kredit mikro sampai kuartal II/2018 ini bagus kok tetapi memang masih lebih bagus kredit konsumer. Mikro kemarin kan sudah sempat kami benahi,” tuturnya, di Jakarta, akhir pekan lalu.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. alias BRI menargetkan pertumbuhan dua digit atas penyaluran pinjaman segmen UMKM. Direktur Mikro dan Kecil BRI Priyastomo mengatakan sampai pengujung tahun lalu porsi kredit UMKM sudah mencapai 75% dari total pinjaman yang disalurkan perseroan. “Kami targetkan membesar terus jumlah kredit UMKM ini. Bisa tumbuh dua digit. Sejauh ini mayoritas kami salurkan ke sektor perdagangan,” ucapnya kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) secara terpisah. 

Pada tahun-tahun mendatang porsi kredit UMKM perseroan hendak terus dipacu hingga mencapai kisaran 80% terhadap total penyaluran kredit. Adapun khusus untuk kredit mikro, emiten berkode saham BBRI tersebut menargetkan pertumbuhan antara 15%-17% pada tahun ini. 

Pada kuartal I/2018, secara konsolidasi Bank BRI telah menyalurkan kredit sebesar Rp757,68 triliun, naik 11,2% year on year (yoy). Capaian ini di atas tingkat pertumbuhan kredit industri perbankan nasional per Maret tahun ini yang tercatat 8,5%. 

Sebelumnya Suprajarto sempat mengutarakan perseroan juga berhasil meningkatkan portofolio pembiayaan ke segmen UMKM. Total penyaluran kredit ke segmen tersebut mencapai Rp584,7 triliun atau 77,2% dari keseluruhan portofolio kredit BRI. 

Pada periode yang sama tahun lalu, portofolio penyaluran kredit BRI ke segmen UMKM nyaris menyentuh 75%. “Ini merupakan bukti nyata komitmen Bank BRI untuk pemberdayaan UMKM di Indonesia sehingga meningkatkan sektor riil,” ujarnya. 

Bank BRI juga berhasil menyalurkan KUR senilai Rp22,3 triliun kepada lebih dari 1,1 juta debitur sepanjang Januari- Maret 2018. Jumlah itu setara 28,1% dari target penyaluran KUR yang dipatok pemerintah kepada Bank BRI pada tahun 2018 yakni sebesar Rp79,7 triliun. 

Penyaluran kredit Bank BRI yang tumbuh dua digit diimbangi dengan penjagaan kualitas kredit. Hal ini tercermin dari rasio kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) Gross sebesar 2,46%, di bawah NPL industri sebesar 2,75% pada Maret 2018. 

“Dengan kinerja yang cukup kuat tersebut kami optimistis mampu tumbuh secara berkelanjutan dengan tetap fokus terhadap pemberdayaan UMKM, mendorong literasi dan inklusi keuangan ke seluruh penjuru negeri serta menjalankan fungsi sebagai agent of development,” ujar Suprajarto.

Sumber : Bisnis Indonesia