Pegadaian Bidik Nasabah Milenial, Apa yang Ditawarkan?

Pegadaian Bidik Nasabah Milenial, Apa yang Ditawarkan? Nasabah melakukan penyelesaian administrasi gadai barang di kantor Pegadaian. - Bisnis Indonesia/Paulus Tandi Bone
04 Agustus 2018 10:30 WIB Rheisnayu Cyntara Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—PT Pegadaian (Persero) mulai membidik nasabah milenial. Upaya tersebut diwujudkan dengan membuka The Gade Coffee & Gold di 46 titik seluruh Indonesia, salah satunya di Jogja tepatnya di Pegadaian Kantor Cabang Lempuyangan.

Pimpinan Cabang PT Pegadaian Lempuyangan Haris Ma’wa mengatakan regenerasi nasabah perlu dilakukan. Pasalnya selama ini mayoritas nasabah Pegadaian masih merupakan nasabah lama yang sudah berusia lanjut. Mereka yang banyak mengakses layanan Pegadaian. Padahal, sebagai sebuah lembaga besar, Pegadaian harus terus bertumbuh dan merangkul semua kalangan.

Selama ini, Haris menyebut persepsi muda akan Pegadaian masih terbatas pada produk-produk gadai. Padahal Pegadaian punya banyak produk lain termasuk investasi yang cocok bagi para generasi milenial. Maka menurutnya pendekatan yang lebih personal perlu dilakukan. Apalagi kini para generasi muda sangat mudah menerima informasi dari media sosial. Maka cara-cara promosi konvensional harus ditinggalkan.

"Nah The Gade Coffee & Gold ini mengakomodasi kebutuhan generasi milenial. Mereka biasanya butuh tempat untuk berkumpul dengan kawan-kawannya. Sekaligus jadi wadah promosi kami terhadap produk dan image Pegadaian. Bahwa Pegadaian itu enggak ketinggalan zaman. Memang tidak ada sosialisasi di sini tetapi karena sifatnya soft promotion, bukan hard," katanya kepada Harian Jogja, Jumat (3/8).

Haris menuturkan hingga kini jumlah nasabah milenial masih sedikit. Mereka kebanyakan mengakses produk gadai barang elektronik. Artinya mereka hanya datang ke Pegadaian saat membutuhkan uang dengan menggadaikan barang saja. Padahal ada begitu banyak produk lainnya yang dipunyai perusahaan plat merah ini. Dengan adanya The Gade Coffee & Gold ini pihaknya berharap akan makin banyak milenial yang datang dan akrab dengan Pegadaian. " Meskipun tidak langsung jadi nasabah karena kami sadar cara-cara seperti ini baru akan terlihat hasilnya dua atai tiga tahun ke depan," imbuhnya.

Ke depan, kehadiran The Gade Coffee & Gold ini diharapkan mampu menjadikan Pegadaian sebagai salah satu tren gaya hidup bagi kalangan anak muda dan memberikan edukasi untuk melek investasi. Haris menambahkan sejauh ini di wilayah Jateng & DIY baru berdiri dua The Gade Coffee & Gold yakni di Jogja dan Solo.