Google Berdayakan Perempuan, Ini Langkah yang Dipilih

Google Berdayakan Perempuan, Ini Langkah yang DipilihGKR Mangkubumi saat memaparkan apresiasinya dalam pembukaan kelas reguler Womenwill Jogja yang dibuka oleh Google Indonesia di Mezzanine Eatery and Coffee, Senin (17/9). - Harian Jogja/Holy Kartika N.S
19 September 2018 18:30 WIB Holy Kartika Nurwigati Ekbis Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Perempuan memiliki peranan penting dalam ekonomi Indonesia. Untuk mendorong kemandirian usaha bagi perempuan, Google kembali memperluas jangkauan kelas reguler Womenwill di Jogja yang ditandai dengan peluncuran oleh GKR Mangkubumi.

Head of Policy and Government Relations Google Indonesia Putri Alam mengungkapkan sebanyak 43% pemilik UKM dan UMKM di Indonesia adalah perempuan. Kendati sektor usaha yang dijalankan lebih terkonsentrasi pada usaha mikro dan kecil.

"Meskipun sebagian besar pemilik usaha itu perempuan, ternyata yang berkontribusi terhadap PDB nasional baru 9,1 persen. Maka dari itu, kami coba ingin mendorong peran serta perempuan dalam ekonomi ini melalui berbagai program," ujar Putri dalam Peluncuran Kelas Reguler Womenwill di Mezzanine Eatery and Coffee, Senin (17/9).

Putri memaparkan banyak persoalan yang dihadapi perempuan dalam mengembangkan usahanya. Antara lain tuntutan peran yang harus dapat menyeimbangkan diri antara bisnis dan keluarga. Selain itu, penggunaan teknologi yang masih belum dioptimalkan, kendati hampir seluruh perempuan Indonesia ini telah terkoneksi dengan Internet.

"Mereka menganggap teknologi masih rumit dan terlalu melelahkan. Untuk itu, pada kelas ini kami coba memberikan berbagai materi penting untuk dapat membekali perempuan-perempuan Indonesia, terutama di Jogja untuk dapat mengembangkan usahanya dengan lebih baik," jelas Putri.

GKR Mangkubumi yang merupakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY ini mengapresiasi dan mendukung program yang diluncurkan Google untuk mendorong usaha perempuan. "Tentunya, kami sangat mendukung program ini, semoga para perempuan yang memiliki usaha, dapat semakin memanfaatkan teknologi untuk mendukung pengembangan usahanya," kata Mangkubumi.

Corporate Brand Marketing Manager Google Indonesia Febrina Herlambang menambahkan melalui Womenwill, kelas pelatihan ini telah digelar di empat kota bersama Ikatan Wanita Pengusaha (Iwapi), Wanita Wirausaha dan Female Daily. Tujuannya untuk mengajak lebih banyak perempuan untuk menjadi wirausaha dan memajukan bisnis mereka secara pesat dengan memanfaatkan Internet.

"Hampir 51 persen UKM di Indonesia dimiliki oleh perempuan, tetapi 47 persen dari mereka belum memanfaatkan Internet untuk mendukung bisnis. Padahal 53 persen wanita wirausaha berkeinginan belajar online," papar Febrina.

Womenwill telah dimulai sejak 17 Mei 2017 dengan konferensi Womenwill yang telah berlangsung di enam kota besar di Indonesia. Antara lain Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Bali dan Makassar. Sedangkan untuk kelas reguler Womenwill di Jogja adalah kota kelima setelah Jakarta, Padang, Surabaya dan Palembang.

"Kelas Womenwill di Jogja ini akan memberikan berbagai materi dan menghadirkan kisah sukses salah satu pengusaha perempuan, hingga materi pemasaran yang efektif di era digital," jelas Febrina.