Libur “Kejepit” Bikin Jogja Padat Wisatawan

Libur “Kejepit” Bikin Jogja Padat WisatawanWisatawan menumpang becak maupun andong untuk berbelanja oleh-oleh khas Jogja di Jalan Rotowijayan, Yogyakarta. - Harian Jogja/ Desi Suryanto
19 November 2018 06:30 WIB Rheisnayu Cyntara Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Libur panjang akhir pekan yang disusul dengan libur pada Selasa (20/11) membuat Jogja dipadati wisatawan. Para wisatawan memanfaatkan momen kali ini untuk berlibur, baik bersama rombongan, keluarga, maupun individual.

Ketua PHRI DIY, Istidjab Danunagoro mengatakan hotel-hotel di Jogja, berbintang maupun nonbintang telah penuh sejak Jumat malam lalu. Dengan rata-rata okupansi mencapai 80%-90%. Istidjab menyebut para wisatawan mayoritas berasal dari luar kota dan merupakan individual ataupun keluarga. Meskipun ada yang berangkat rombongan, jumlahnya tidak banyak. Mereka datang melalui jalur darat maupun udara, menggunakan bus, kereta, pesawat, dan mobil pribadi.

"Rombongan tidak banyak karena biasanya mereka menghindari jalanan yang padat saat libur panjang seperti ini. Jadi kebanyakan yang datang wisatawan perorangan," katanya kepada Harian Jogja, Minggu (18/11).

Istidjab menuturkan okupansi hotel hampir merata di hampir seluruh lokasi. Namun okupansi tertinggi ada pada hotel-hotel yang terletak di ring 1 dan 2. Seperti Jalan Malioboro, Jalan Mangkubumi, Jalan Mataram, Kraton Jogja dan wilayah-wilayah sekitarnya. Para wisatawan tersebut menurutnya mulai pulang pada Selasa pagi. Sehingga okupansi hotel pada Selasa akan mulai turun. "Karena mereka mayoritas dari luar kota, Selasa sudah checkout, banyak yang pulang untuk persiapan bekerja di hari setelahnya," imbuhnya.