Penang, Malaysia Targetkan Kunjungan Wisatawan Indonesia Meningkat Drastis

Penang, Malaysia Targetkan Kunjungan Wisatawan Indonesia Meningkat DrastisPenang State Minister for Tourism Development, Heritage, Culture and Arts YB Yeoh Soon Hin - Bisnis/Miftahul Ulum
06 Desember 2018 22:17 WIB Miftahul Ulum Ekbis Share :

Harianjogja.com, PENANG-Kunjungan wisatawan asal Indonesia ditargetkan meningkat secara signifikan oleh otoritas wisata Penang, Malaysia. Hal itu didukung dengan pembukaan rute penerbangan baru.

Penang State Minister for Tourism Development, Heritage, Culture and Arts YB Yeoh Soon Hin mengatakan Pulau Penang memiliki kedekatan dengan Medan maupun Aceh serta Sumatra pada umumnya. Sehingga, dengan kondisi itu, secara kultural ada jejak budaya, baik bahasa atau makanan antardaerah tersebut. Kedekatan itu diharapkan meningkatkan ketertarikan wisatawan ke Penang.

"Kami juga akan perbesar bandara untuk akomodasi lebih banyak dari Indonesia, targetkan seperti Bandung atau Bali [ada penerbangan langsung]," ujarnya dalam familiarization trip medical tourism di Penang, Malaysia, Rabu (6/12/2018) malam.

Penerbangan langsung Indonesia-Penang antara lain dilayani dari Jakarta, Surabaya, Medan dan Banda Aceh. Dalam sepekan penerbangan ke Penang dari Indonesia mencapai 100 kali pada Oktober tahun ini.

Executive Directory Penang Center of Medical Tourism Tan Seang Aun, mengatakan pada 2019 ada maskapai asal Indonesia yang merencanakan penerbangan dari Bali ke Penang. "Ini diharapkan meningkatkan kunjungan," jelasnya.

Maskapai Airasia yang mengoperasikan 54 penerbangan dari Indonesia tingkat keterisian rata-ratanya 85%. Adapun Citilink yang memiliki 21 penerbangan dari Tanah Air ke Penang rata-rata keterisian 75% - 80%.

Selain wisata budaya, Pemerintah Provinsi Penang, Malaysia, menargetkan kunjungan wisatawan kesehatan atau pasien yang asal
Indonesia meningkat.

The Malaysia Healthcare Travel Council mencatat kunjungan wisatawan kesehatan ke Malaysia pada 2017 sebanyak 1,05 juta orang dengan pendapatan RM1,3 miliar (Rp4,5 triliun). Pendapatan ini ditargetkan menjadi RM2,8 miliar pada 2020.

Lembaga di bawah The Ministry of Finance Malaysia ini mencatat pendapatan tersebut berdampak pada sektor ekonomi RM4 miliar, meliputi sektor transportasi maupun akomodasi wisata.

Penang berkontribusi 60% terhadap total kunjungan wisatawan kesehatan di Malaysia. Pasien yang berobat mayoritas bidang kardiologi, ortopedi, onkologi, neurologi, fertilitasi in vitro, kedokteran gigi, dsb.

Adapun kunjungan wisatawan asing ke Malaysia pada 2017 sebanyak 25.948.459 orang dan 2.796.570 turis berasal dari Indonesia.

Sumber : Bisnis.com