Indonesia dan Rusia Teken MoU Soal 5G, IoT Hingga Kebijakan Internet Inklusif
Indonesia dan Rusia menekan nota kesepahaman (MoU) untuk bekerja sama dalam pengembangan jaringan 5G, Internet of Things (IoT), tata kelola spektrum frekuensi r
Ilustrasi internet/Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA–Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) membidik 20.000 desa untuk menyalurkan akses Internet selama 2020. Dalam melaksanakan program ini, APJII menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam mewujudkan salah satu program APJII yang bernama Desa Internet Mandiri 2020.
Ketua Umum APJII Jamalul Izza mengatakan skema kerja sama antara Penyedia Layanan Internet dengan Bumdes pada program Desa Internet Mandiri adalah business to business (B2B). Penyedia layanan Internet yang tergabung dalam APJII, akan bekerja sama dengan BUMDes dalam memasarkan layanan internet ke masyarakat di daerah rural atau pedesaan. “Nanti akan ada yang namanya revenue sharing antara ISP dengan BUMDES sehingga buat desa sendiri akan ada pendapatan dari bisnis ini,” kata Jamal kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Selasa (7/1).
Selain memasarkan produk bersama, kata Jamal, BUMDes juga akan membantu penyedia jasa dalam menggelar jaringan ke perdesaan. BUMDes akan melibatkan pemerintah daerah setempat dan Dinas Komunikasi dan Informasi agar penggelaran jaringan lebih mudah dan cepat.
Diketahui, dalam menggelar jaringan untuk memberikan akses Internet, penyedia jasa kerap berhadapan dengan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) yang meminta iuran. Hal tersebut membebani penyedia jasa Internet, terlebih mereka juga memiliki kewajiban membayar retribusi daerah. Permasalah-permasalahan tersebut akan coba diatasi bersama melalui kerja sama yang terjalin antara APJII dengan BUMDes.
Jamal mengatakan tantangan lain yang coba diselesaikan bersama dalam menjalankan program ini adalah keterbatasan pasokan listrik di sejumlah wilayah perdesaan. “Daerah yang posisinya cukup jauh di belakang gunung ataupun daerah yang tidak tercover dengan listrik, kami juga sudah memiliki beberapa solusi dengan hal tersebut,” kata Jamal.
Pembangunan Merata
Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi menilai program tersebut sangat positif. Program Desa Internet Mandiri sesuai dengan rencana pemerintah yang ingin memajukan daerah rural atau perdesaaan. Pemerintah menggelontorkan dana cukup besar melalui BUMDes, agar pembangunan terjadi secara merata, tidak hanya diperkotaan. Namun, menurutnya, lebih baik jika program tersebut diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat perdesaan untuk mendorong penetrasi Internet ke pedesaan sekaligus bentuk tanggung jawab sosial APJII kepada Indonesia. “Gratiskan saja, sebagai sumbangsih APJII bagi negeri,” kata Heru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Indonesia dan Rusia menekan nota kesepahaman (MoU) untuk bekerja sama dalam pengembangan jaringan 5G, Internet of Things (IoT), tata kelola spektrum frekuensi r
Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 disebut bakal menjadi ponsel pertama yang menghadirkan fitur Gemini Intelligence dari Google.
Persebaya diingatkan Bernardo Tavares agar tidak meremehkan Semen Padang meski lawan sudah degradasi ke Liga 2.
Primbon Jawa menyebut weton Jumat Pahing memiliki aura pemimpin, rezeki baik, dan karakter mudah disukai banyak orang.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.
Primbon Jawa menyebut lima weton perlu lebih waspada saat Jumat Pahing. Simak penjelasan dan pantangan menurut tradisi Jawa.