15 Kampus di DIY Dapat Edukasi Bahaya Narkoba, Mahasiswa Diingatkan Modus Liquid Vape
Sebanyak 15 perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapatkan edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi mahasiswa baru
Foto ilustrasi. /Ist
Harianjogja.com, JOGJA- Dinas Koperasi dan UKM DIY memberikan insentif maupun stimulus bagi UMKM terdampak covid-19. Salah satunya, membebaskan biaya antar atau ongkos kirim bagi konsumen yang membeli produk UMKM.
Upaya ini dikenal sebagai SIBAKUL JOGJA free-ongkir, yang dimaksudkan produk-produk UMKM bisa mendapatkan pasarnya dengan konsumen, tanpa mendatangi atau bertransaksi secara konvensional, yang kesemuanya ditopang melalui sistem SIBAKUL JOGJA.
Dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, disebutkan SIBAKUL JOGJA sebenarnya adalah system pendataan bagi koperasi dan UMKM, dikembangkan menjadi marketplace untuk memasarkan produk-produk KUMKM yang transasksinya dilakukan secara online.
Baca juga: Penelitian: Paru-Paru Ditemukan Kelainan, OTG Corona Bukan Berarti Bebas Infeksi
Pembelian produk KUMKM dilakukan secara daring atau on-line dengan tujuan meneguhkan kebijakan social distancing, melalui laman web sibakuljogja.jogjaprov.go.id sebagai market hub, dan aplikasi Playstore JOGJAKITA, yang didalamnya terdapat menu SIBAKUL JOGJA. Singkatnya, konsumen sama sekali tidak dibebani biaya ongkos kirim terhadap produk yang dibeli dari KUMKM.
Langkah ini adalah bentuk keberpihakan terhadap KUMKM yang terpuruk selama beberapa bulan terakhir, sekaligus melakukan pembinaan terhadap KUMKM. Secara tidak langsung KUMKM diberikan bantuan media pemasaran dengan pembebasan ongkos kirim, karena biaya ongkos kirim akan ditanggung pemerintah daerah yang bermitra dengan ojek online.
Selain itu, KUMKM juga harus melek teknologi, memahami ketersediaan stok, dan setiap saat harus cermat terhadap model aplikasi jual-beli secara daring, serta senantiasa menjaga kualitas produknya (termasuk tatakelola menjaga kualitas produk sesuai protocol kesehatan dalam penanganan dampak covid-19).
Baca juga: Disanjung Gus Dur sebagai Polisi Jujur, Ini Profil Jenderal Hoegeng
Animo masyarakat terhadap pengembangan SIBAKUL JOGJA free-ongkir ini cukup antusias, ketika hingga pertengahan Juni 2020, menunjukkan bahwa ongkos kirim senilai Rp40 juta mampu memutar bisnis perekonomian masyarakat (konsumen, KUMKM, dan ojol) senilai hampir Rp240 juta atau enam kali lipatnya. Artinya, KUMKM sangat terbantu, dengan stimulus pemasaran selama masa pandemi covid-19 ini.
Diharapkan kegiatan SIBAKUL JOGJA free ongkir ini bisa dilanjutkan sebagai bentuk insentif bagi masyarakat yang menginginkan layanan produk tanpa ribet dan kemudahan bagi pelaku KUMKM untuk mendapatkan pasarnya melalui media daring. Media daring adalah jendela bagi ekonomi masa depan yang mau tidak mau harus disadari KUMKM apabila mereka mau naik kelas dan berjuang secara tangguh melewati krisis ini. Semoga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 15 perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapatkan edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi mahasiswa baru
Perpanjang SIM di Jogja lebih mudah lewat SIM Keliling dan Drive Thru. Cek jadwal, lokasi, syarat, dan biaya September 2026.
Data desil bansos di Kulonprogo kerap berubah. Pendamping PKH menjelaskan mekanisme pemutakhiran data dan proses Musyawarah Kalurahan.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Senin 7 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Raperda RTRW Gunungkidul disepakati DPRD dan bupati untuk ditetapkan menjadi perda. Regulasi baru diharapkan mendorong investasi yang taat aturan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 7 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jadwal lengkap Yogyakarta-Palur dan tarif KRL Rp8.000.