Pendidikan Karakter Tak Cukup Jadi Pelajaran
Pendidikan karakter dinilai tidak cukup hanya diberikan sebagai materi pelajaran di sekolah, tetapi harus dibentuk menjadi kebiasaan
Penyaluran internet gratis oleh XL Axiata. /ist.
Harianjogja.com, JOGJA--PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus menyalurkan kartu paket data gratis untuk pelajar madrasah di berbagai daerah. Di provinsi Jawa Tengah hingga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), XL Axiata bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama di masing-masing provinsi telah menyalurkan hingga 360.000 paket internet untuk dimanfaatkan para pelajar madrasah dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ). Penyerahan terus dilakukan secara bertahap sejak pertengah September 2020 di berbagai daerah di Jateng dan DIY.
Group Head Central Region XL Axiata, Rd. Sofia Purbayanti mengatakan XL Axiata terus berupaya mendukung pemerintah dalam upaya membantu pelaksanaan PJJ, terutama dengan memberikan solusi atas problem masyarakat dalam mendapatkan kuota data. “Semoga dukungan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh pelajar dan guru madrasah yang ada di Jawa Tengah dan DIY. Kami juga memastikan kualitas layanan data dan internet tetap maksimal demi kelancaran PJJ,” terangnya dalam rilisnya kepada Harianjogja.com, Jumat (2/10/2020).
Sofia menambahkan, pada setiap paket, para pelajar dan guru mendapatkan kartu dan kuota data sebesar 30GB yang bisa mereka manfaatkan selama dua bulan sejak diaktifkan. Adapun mekanisme penyaluran paket kuota data gratis ini hingga ke tangan siswa dan para guru akan dilakukan oleh tiap sekolah berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag di masing-masing provinsi. Penyaluran donasi ini akan dilakukan dengan memprioritaskan pelajar kurang mampu yang membutuhkan akses internet untuk kegiatan belajar online.
Kuota ini bisa dimanfaatkan untuk akses aplikasi-aplikasi yang biasa digunakan oleh guru untuk mengirimkan bahan pelajaran atau tugas selama PJJ, yaitu Microsoft Teams, Zoom, Google Meet, Google Hangout, serta Google Classroom. Selain itu, dengan kuota gratis tersebut para pelajar madrasah juga bisa memakainya untuk mengakses bahan pendukung pelajaran yang ada di aplikasi e-learning madrasah, Udemy, Ruang Guru, Zenius, dan Sekolahmu.
“Kuota itu pun juga bisa mereka gunakan untuk mendapatkan materi belajar yang tersedia di Madrasah Berbagi yang ada di website https://elearning.kemenag.go.id/madrasahberbagi, Rumah Belajar Kemendikbud yang ada di website https://belajar.kemendikbud.go.id dan Spada Indonesia Kemendikbud di https://spada.kemdikbud.go.id atau https://lmsspada.kemdikbud.go.id/,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendidikan karakter dinilai tidak cukup hanya diberikan sebagai materi pelajaran di sekolah, tetapi harus dibentuk menjadi kebiasaan
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.