Hari Penting 3 Agustus, Ada Sindrom Cloves hingga Kasus Korupsi Soeharto
Tanggal 3 Agustus adalah hari memperingati sindrom cengkih atau cloves di dunia. Sindrom ini biasanya muncul saat sejak lahir.
Ilustrasi antihoax/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Belum lama ini, muncul hoaks yang mencatut nama Pegadaian yang melakukan lelang di media sosial, khususnya Instagram untuk mengelabuhi konsumen.
Mengutip dari Antara--jaringan Harianjogja.com, telah muncul sejumlah akun di aplikasi Instagram yang mencatut nama Pegadaian dan memajang sejumlah barang dalam unggahan fotonya, termasuk perhiasan kalung emas, gelang emas, ataupun cincin.
Salah satu akun tersebut menyebut barang yang ditawarkan adalah barang jatuh tempo sehingga. Pihak yang menginginkan barang tersebut cukup membayar uang tebusnya saja.
Contoh barang yang ditawarkan adalah gelang emas rantai hollow dengan kadar 18 karat, berat 5,43 gram, dan dihargai Rp900 ribu.
Lewat aplikasi pesan singkat, akun-akun itu juga mengatasnamakan Pegadaian dan menawarkan barang lelangan jatuh tempo. Pesan itu juga menyertakan tautan sebagai cara mendapatkan barang-barang tersebut.
Benarkah PT Pegadaian menggelar lelang barang jatuh tempo melalui media sosial dan pesan singkat?
Penjelasan:
Informasi tentang lelang barang-barang jatuh tempo oleh PT Pegadaian adalah hoaks.
Hoaks serupa muncul pula pada 2019 yang mengatasnamakan Pegadaian hanya untuk menipu masyarakat.
Melalui akun resmi di media sosial Instagram, Pegadaian mengatakan tidak memiliki akun lelang dan tidak bertransaksi jual beli melalui sosial media atau situs Internet.
"Jika ada akun media sosial/website, ataupun nomor rekening virtual account yang mengatasnamakan Pegadaian terkait dengan jual beli barang lelang secara online, itu adalah modus penipuan," demikian konfirmasi akun @pegadaian_id pada 24 September 2020.
Pegadaian meminta masyarakat untuk tetap waspada dengan pesan-pesan tersebut agar tidak teperdaya. Tangkapan layar klarifikasi Pegadaian atas maraknya pelelangan online yang menggunakan nama perusahaan tersebut. (instagram)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Tanggal 3 Agustus adalah hari memperingati sindrom cengkih atau cloves di dunia. Sindrom ini biasanya muncul saat sejak lahir.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.