Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Suasana Milad ke-14 BPD DIY Syariah secara daring, Jumat (19/2/2021)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN-Memperingati milad ke-14, BPD DIY Unit Usaha Syariah (UUS) berkomitmen untuk terus mengembangkan ekosistem ekonomi syariah sekaligus berinovasi dengan berbagai kemajuan digital.
Direktur Utama BPD DIY, Santoso Rohmat, menjelaskan dengan aset Rp1,3 triliun, BPD DIY ingin lanjutkan perkembangan BPD DIY UUS bersama masyarakat dengan membangun ekosistem ekonomi syariah.
"Kemarin ada pengumpulan dana LazizNU untuk korban bencana Kalimantan Selatan. Cuma rekeningnya kok tidak ada BPD Syariah. Karena di Jogja, bagaimana BPD DIY agar hadir bersama masyarakat," ujarnya dalam Milad ke-14 BPD DIY UUS secara daring, Jumat (19/2/2021).
Dalam milad ini juga dilaksanakan penandatanganan MOU dengan dua lembaga zakat yakni LazizMu dan LazizNU untuk pengoptimalan BPD DIY UUS dalam membangun ekosistem ekonomi syariah.
"Ayo bersama kita bentuk ekosistem masyarakat ekonomi syariah. Baik penerima zakat by rekening non tunai dan peran serta masyarakat lebih mudah beramal sodakoh. Ada gerakan jumat berkah dari BPD syariah. Ada tempat-tempat ibadah, panti, laziz untuk disalurkan," katanya.
Di samping itu, BPD DIY UUS juga memiliki jaringan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan penyaluran dana untuk pembiayaan yang bersifat syariah. "Pembiayaan Rp900 miliar untuk di DIY, meliputi UMKM maupun investasi lain, salah satunya rumah sakit," katanya.
Ia juga menargetkan untuk bekerja sama dengan Dewan Masjid. Menurutnya, potensi dana umat di masjid cukup besar dan sayang jika hanya berakhir di kotak infaq. "Kalau di rekening dan tersalur di bank syariah, ada pengendapan dana sehingga bisa dimanfaatkan untuk ekonomi syariah," katanya.
Kepala Kanwil Kemenag DIY, Edhie Gunawan, mengatakan milad ke-14 ini menjadi bukti BPD DIY bisa berkembang dari waktu ke waktu. "BPD DIY senantiasa berinovasi menggulirkan program bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Ia berharap BPD DIY dapat terus mendukung UMKM khususnya di masa pandemi dan inovasi bisa terus dilakukan sesuai perkembangan digital. Dalam milad ini juga digelar pengajian dengan tema Teknologi dan Pembangunan Umat, yang diisi oleh Rektor UII, Prof. Fathul Wahid.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.
Kapan waktu terbaik membeli tiket pesawat? Simak jarak ideal pemesanan domestik dan internasional serta hari yang bisa dicoba.