Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY menyerahkan aplikasi QUAT (QRIS Ultimate Automated Transaction) kepada sejumlah objek wisata yang ada di Kulonprogo. Selain penyerahan QUAT, pemberian corporate social responsibility (CSR) juga dilakukan untuk mendukung perekonomian Kulonprogo. /Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY menyerahkan aplikasi QUAT (QRIS Ultimate Automated Transaction) kepada sejumlah objek wisata yang ada di Kulonprogo. Selain penyerahan QUAT, pemberian corporate social responsibility (CSR) juga dilakukan untuk mendukung perekonomian Bumi Binangun.
Direktur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad mengatakan penyerahan sistem pembayaran QUAT yang diberikan kepada sejumlah objek wisata yang ada di Kulonprogo guna mendukung protokol pencegahan penularan Covid-19.
"Selain itu, kita mendukung agenda nasional dalam rangka perluasan akses pemakaian QRIS. Salah satunya adalah tempat wisata dengan segala turunannya seperti kuliner dan lainnya. Sistem pembayaran dengan aplikasi QUAT dinilai aman, praktis, dan bisa diakses dari semua kanal pembayaran yang lain," ujar Santoso Rahmad saat diwawancarai di objek wisata Hutan Mangrove Kadilangu, Kalurahan Jangkaran, Kapanewon Temon, Kulonprogo, Rabu (7/4/2021).
Sebagai informasi, QUAT merupakan aplikasi penerbitan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) bagi pemilik usaha agar proses dengan QR code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Peluncuran QUAT menjadi bagian dari inovasi Bank BPD DIY dalam layanan transaksi digital.
"Kehadiran QUAT juga dalam rangka mendukung UMKM. QUAT juga nantinya hadir di sejumlah hotel yang akan dibangun di Kulonprogo. QUAT juga dalam rangka untuk mendukung UMKM. QUAT menjadi bukti bahwa kami hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menumbuhkan ekonomi," terang Santoso Rohmad.
Selain pemberian QUAT kepada sejumlah objek wisata yang ada di Kulonprogo, BPD DIY juga telah melaksanakan tugasnya dengan memberikan CSR kepada kepada pemerintah kabupaten Kulonprogo. Lebih dari satu miliar telah digelontorkan Bank BPD DIY untuk memberdayakan masyarakat.
"Nilai satu miliar lebih digunakan untuk sejumlah hal. Di antaranya, bantuan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kulonprogo, bedah rumah 15 KK, bantuan dana pendidikan sebanyak Rp100 juta kepada siswa siswi kurang mampu, ambulans, pencegahan penularan Covid-19, pembuatan tugu selamat datang di Congot," kata Santoso Rohmad.
Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Kulonprogo Joko Mursito, mengatakan mekanisme pembayaran dengan QUAT merupakan program penting selama pandemi Covid-19. Transaksi secara tatap muka yang riskan terhadap penularan Covid-19 akan digantikan dengan sistem pembayaran melalui QUAT.
"Sementara ini baru delapan titik yang ada mekani pembayaran QUAT. Akan tetapi, yang sudah jalan itu baru Pantai Glagah dan Hutan Mangrove Kadilangu. Delapan itu destinasi wisata yang dikelola oleh pemerintah," kata Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.