1.000 Hektare Sawah di Bantul Terlambat Tanam, Ini Penyebabnya
Sekitar 1.000 hektare lahan pertanian Bantul terlambat tanam akibat kekurangan air. Petani diminta mengejar empat kali tanam setahun.
Suasana program inkubator bisnis yang digelar oleh DinkopUKM DIY bekerja sama dengan UII, Kamis (10/6). (Harian Jogja/Yosef Leon Pinsker)
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) DIY mengadakan inkubator bisnis kepada sejumlah pelaku UKM. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan menguatkan aspek usaha UKM serta mendorong go digital.
Kasi Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UKM Dinkop UKM DIY, Hana Fais Prabowo menjelaskan kegiatan ini rutin diberikan setiap tahun kepada pelaku UKM. Kali ini sebanyak 100 peserta UKM dari berbagai jenis usaha ikut serta dalam inkubator bisnis.
Pelaku UKM itu nantinya akan disaring dan melalui tahapan yang cukup ketat untuk bersaing menjadi yang terbaik. Hal ini dilakukan agar peserta semangat dan terbentuk jiwa persaingannya, sehingga mengikuti setiap kelas dan materi yang diberikan dengan sungguh-sungguh. "Ada tahap seleksi yang diberlakukan kepada peserta yakni melalui penilaian," katanya, Kamis (10/6).
Fais menjelaskan, nantinya dari 100 peserta akan menjaring menjadi sebanyak 50 di tahap kedua dan 25 UKM pada tahap ketiga. Dalam tahap akhir di akhir akan ada 20 UKM terpilih yang akan mendapat berbagai keuntungan karena telah melalui sejumlah tahapan yang diberikan oleh Dinas Koperasi dan UKM
"Tiap UKM ada pendampingnya, jadi penilaian itu berdasarkan pengamatan yang dilihat selama menjalani program inkubator nisnis ini," terangnya.
Program inkubator bisnis ini bekerja sama dengan Inkubasi Bisnis & Inovasi Bersama (IBISMA) Direktorat Pembinaan & Pengembangan Kewirausahaan atau Simpul Tumbuh Universitas Islam Indonesia (UII). Pelatihan digelar selama beberapa hari di Hotel Merapi Merbabu.
Rininta Hanum, Ketua Program IBISMA UII mengatakan menggunakan kurikulum yang relevan serta kredibel sebagai bahan ajar kepada para pelaku UKM itu. Adapun tahapan materi yang diberikan yakni berupa materi tentang marketing, produksi, serta keuangan.
"Untuk marketing kami berikan dasar-dasarnya dulu terkait dengan branding,WhatsApp Bisnis, dan lain sebagainya. Ini bertahap jadi ketiga materi itu merupakan hal yang penting agar UKM berkembang," ujarnya. (Yosef Leon Pinsker)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekitar 1.000 hektare lahan pertanian Bantul terlambat tanam akibat kekurangan air. Petani diminta mengejar empat kali tanam setahun.
MacBook Pro 14 inci OLED M5 Pro lebih ringan, tetapi pengujian mencatat kipas mencapai 55,5 dB(A) dan suhu bodi hampir 50 derajat Celsius.
Manchester United masih di zona degradasi setelah imbang 4-4 melawan Aston Villa. Arsenal memimpin klasemen Liga Inggris dengan 27 poin.
Brian Uriarte mengunci gelar Rookie Terbaik Moto3 2026 setelah finis ke-14 di Qatar. Veda Ega menempati posisi kedua klasemen rookie.
Inter Milan mengalahkan Como 2-0 lewat gol Pio Esposito dan Marcus Thuram. Nerazzurri kini mengoleksi 28 poin di Liga Italia.
BMKG mengeluarkan peringatan hujan lebat disertai petir di empat kecamatan di DIY pada Senin dini hari, 9 November 2026.