Sektor Perumahan Jadi Bisnis yang Tangguh Saat Pandemi

M. Richard
M. Richard Minggu, 08 Agustus 2021 09:57 WIB
Sektor Perumahan Jadi Bisnis yang Tangguh Saat Pandemi

Suasana layanan di kantor PT Bank Tabungan Negara Tbk di Jakarta, Senin (8/1)./JIBI-Dedi Gunawan

Harianjogja.com, JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. optimistis industri perumahan masih sangat prospektif mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk. (BTN) Haru Koesmahargyo menyampaikan sektor perumahan sendiri merupakan bisnis yang tangguh di tengah pandemi. Apalagi, pemerintah dan regulator memberikan stimulus kebijakan yang mendorong sektor perumahan.

Terbukti ketika ekonomi terkontraksi pada kuartal sebelumnya, sektor real estat tumbuh di level 2,31% yoy pada kuartal II/2020 dan 1,25% di kuartal IV/2020. Ketika ekonomi tumbuh positif, sektor real estat pun ikut melaju sebesar 2,82% yoy pada kuartal II/2021. Dia pun sangat yakin kelanjutan kinerja positif tersebut masih akan berlanjut pada pada masa pemulihan ekonomi selanjutnya.

"Kalau kita tahu kebutuhan perumahan itu masih sangat tinggi. Sehingga masih banyak potensi untuk sektor ini terus membukukan kinerja positif," katanya dalam webinar Himbara Jumat (6/8/2021).

Untuk mengoptimalkan momentum pemulihan ekonomi ini, Haru berkomitmen Bank BTN yang dipimpinnya akan terus berupaya memperbaiki ekosistem perumahan agar dapat memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat Indonesia khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Selain fokus untuk mendukung pembiayaan rumah bagi MBR, Bank BTN juga tengah berfokus untuk menyiapkan pembiayaan hunian bagi para millenial di urban kota yang terintegrasi TOD atau sarana transportasi dengan harga terjangkau.

Dengan adanya perbaikan ekosistem tersebut, ujar Haru, diharapkan akan dapat menopang pemulihan ekonomi nasional karena sektor perumahan memiliki dampak ganda bagi 174 industri lainnya.

“Sebagai bank yang berfokus di sektor pembiayaan perumahan, kami berkomitmen akan terus berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk memperbaiki ekosistem perumahan sehingga dapat mendorong percepatan pencapaian target penyediaan rumah di Indonesia tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” tutur Haru.

Berbagai inovasi pun telah dilakukan Bank BTN dalam rangka mengawal pertumbuhan sektor properti. Perseroan aktif bersinergi dengan berbagai instansi, berinovasi dalam proses bisnis, hingga menghadirkan layanan digital untuk memproses pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan cepat dan mudah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online