Berkat Inovasi dan Kolaborasi, SD Negeri Kasihan Bantul Raih Juara I Nasional SSK 2026
Konsistensi dalam mengembangkan pendidikan kependudukan selama tiga tahun mengantarkan SD Negeri Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY, meraih juara 1 nasional
Petani di Pasir Makmur Bantul Nikmati Listrik PLN. /Ist-PLN.
Harianjogja.com, BANTUL--Sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional, PLN melalui program Electrifying Agriculture mendukung elektrifikasi di sektor pertanian.
Dukungan tersebut diwujudkan dengan penyalaan 96 pelanggan Kelompok Tani Pasir Makmur, Bantul dengan total daya 134.300 Volt Ampere (VA) pada Rabu, (1/9/2021) siang.
Sumarna selaku Ketua Kelompok Tani Pasir Makmur menyampaikan dirinya telah menantikan listrik PLN untuk membantu menekan biaya operasionalnya.
"Kami sangat mendambakan sekali kehadiran listrik PLN, karena sebelumnya biaya yang dikeluarkan sangat banyak," ungkapnya.
Ia menerangkan apabila memakai pompa berbahan bakar diesel, per 1 hektarnya membutuhkan biaya Rp 85.000 sekali siram, sedangkan pakai listrik PLN, biayanya Rp 15.000.
Kepala Bidang Dinas Pertanian, Perikanan, Kehutanan Kabupaten Bantul, Imawan yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap PLN yang telah menyuplai listrik kepada kelompok Tani ini.
Selain penghematan biaya, para petani yang telah mengikuti program Electrifying Agriculture juga berkontribusi terhadap lingkungan yang lebih hijau, karena penggunaan listrik mengurangi emisi gas buang dan juga mengurangi polusi suara.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta, M. Irwansyah Putra mengatakan program Electrifying Agriculture ini adalah semangat transformasi PLN untuk memberikan pelayanan kelistrikan yang mudah, terjangkau dan andal untuk para pelaku usaha di bidang agrikultur.
"Program ini bertujuan untuk membantu para petani mengembangkan usahanya sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan. Kami senang melihat keberhasilan petani dalam mengelola sawah mereka dengan memakai listrik PLN,” ujarnya.
Ke depannya ia berharap akan semakin banyak pelaku sektor pertanian yang akan beralih ke mesin berbasis listrik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Konsistensi dalam mengembangkan pendidikan kependudukan selama tiga tahun mengantarkan SD Negeri Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY, meraih juara 1 nasional
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto divonis 5 tahun penjara karena terbukti menerima suap Rp3,87 miliar terkait pengurusan laporan pertambangan.
Sufmi Dasco Ahmad membantah isu dirinya menjadi cawapres. Dia menduga kabar tersebut muncul untuk mengalihkan perhatian dari kasus penyadapan ilegal.
Oakbar di Oakwood Yogyakarta hadir dengan pengalaman rooftop lebih lengkap, menawarkan aneka kuliner, panorama Kota Jogja, Sizzle Sunset Barbecue, dan hiburan
Industri drama Korea meminta dana investasi 1 triliun won atau Rp13,5 triliun karena jumlah produksi menurun dan biaya operasional terus meningkat.
Sebanyak 22.555 peserta JKN di Jogja nonaktif pada November 2026. Pemkot menyiapkan Rp39,69 miliar untuk pembiayaan PBI APBD.