Harga Emas Antam Hari Ini 3 Januari 2024 Naik Rp19.000 per Gram
Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Tbk) atau Antam terpantau naik signifikan pada hari ini, Jumat (3/1/2025)
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (24/6/2021). Bisnis/Himawan L Nugraha
Harianjogja.com, JAKARTA - Memasuki akhir tahun, pasar menantikan fenomena kenaikan kinerja saham pada Desember atau window dressing karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selalu berkinerja positif selama lima tahun terakhir.
Senior Analyst Henan Putihrai Sekuritas, Liza Camelia Suryanata mengatakan, window dressing tidak harus terjadi pada Desember.
"November benar-benar hujan, demikian juga harga-harga saham mulai jatuh ke bumi seperti hujan. Bolehkah berharap pada Desember dan window dressing? Jika boleh mengingatkan, window dressing bukanlah sebuah kewajiban, tidak harus terjadi," kata Liza kepada JIBI/Bisnis, Sabtu (27/11/2021).
Dia menjelaskan, window dressing tidak harus terjadi, terlebih ketika IHSG secara teknikal sudah mencapai target konservatif tahun ini pada level 6.750. Selain itu, sejumlah isu penggugur momentum kenaikan IHSG mulai bermunculan.
Isu penggugur momentum tersebut menurut Liza seperti munculnya varian baru Covid-19 dari Afrika Selatan dengan kode B.1.1.529, yang dipercaya sangat berbeda dengan varian sebelumnya karena mengandung lebih banyak mutasi.
Kemudian, terjadinya lockdown di beberapa negara Eropa yang kembali memunculkan ketakutan dan concern, bahwa dunia akan menghadapi serangan Covid-19 yang kesekian kalinya.
Sementara untuk di dalam negeri sendiri, pemerintah mencoba untuk mengantisipasi sebisa mungkin terhantamnya kembali pemulihan ekonomi oleh gelombang pandemi, dengan ditetapkannya PPKM yang lebih ketat nanti waktu libur Natal dan Tahun Baru.
"Market akan cenderung lebih volatil karena selain ancaman varian baru Covid-19 di atas, pasar akan masih dibayangi oleh persiapan kenaikan suku bunga karena tapering up The Fed, yang bahkan sudah dimulai beberapa negara seperti Korea Selatan dan Selandia Baru," ucap Liza.
Cepat atau lambat, menurut Liza hal itu akan berimbas pada Indonesia yang masih membutuhkan kebijakan moneter longgar, agar mampu mendongkrak belanja masyarakat dan korporasi lebih tinggi. OJK juga diharapkan akan mampu mengakomodir rencana IPO sejumlah perusahaan teknologi demi melancarkan dana masuk (inflow) ke pasar modal.
Dengan demikian, tuturnya, market Indonesia yang dikenal commodity driven kali ini agak sulit mengharapkan banyak sentimen positif dari sektor komoditas. Pasalnya, permintaan global yang terancam macet lagi juga akan turut memperlambat suplai dan pendapatan.
"Oleh karena itu, menyikapi penurunan yang terjadi Jumat kemarin, kami berpendapat bahwa kita harus maklum jika IHSG memilih untuk masih melanjutkan konsolidasi ke arah 6520-6480," ujarnya.
Adapun untuk target akhir tahun, Henan Putihrai Sekuritas berpendapat jika IHSG masih bisa dipertahankan di atas level support 6.500, atau bahkan mampu ditutup sekitar range resistance 6.750-6.850.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Tbk) atau Antam terpantau naik signifikan pada hari ini, Jumat (3/1/2025)
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.