Kehidupan Seni Malioboro Digairahkan Lagi lewat Nol Koma #1
Komunitas Malioboro Classical menghadirkan acara bertajuk 0, Nol Koma #1 untuk menggairahkan lagi kehidupan seni di Malioboro.
Tas produk Yanti Batok. - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, BANTUL—Pandemi Covid-19 menerpa banyak sektor, tak terkecuali usaha mikro kecil menengah, yang salah satunya dialami Haryanti, perajin batok yang mengeluarkan produk dengan jenama Yanti Batok.
Setelah dua tahun terakhir sepi pesanan karena dunia pariwisata terdampak pandemi Covid-19, Yanti Batok kini perlahan mulai bangkit setelah orderan kembali datang dari toko-toko penjual cenderamata.
“Beberapa toko-toko cenderamata di Jogja, Jakarta ataupun Bali sudah mulai pesan. Dari luar negeri juga sudah ada kontak lagi tetapi salah satu pembeli menunggu berakhirnya perang [di Ukraina],” tutur Haryanti kepada Harian Jogja, Selasa (23/3/2022).
Yanti Batok berdiri pada 2002 namun bencana alam gempa bumi 2006 memaksa produsen kerajinan batok ini berhenti beroperasi. Yanti Batok kembali hadir pada 2010 dengan menghadirkan sejumlah produk, seperti tas, dompet, taplak meja, kap lampu, cangkir maupun gelas.
Untuk menambah modal usaha, Haryanti memberanikan diri meminjam dana ke BRI. Setelah lancar menyelesaikan kewajibannya, perempuan yang punya rumah produksi kerajinan batok di Pendowoharjo, Bantul itu mendapat kesempatan memajangkan produknya di Rumah BUMN BRI.
Tak cuma dipajang, Haryanti turut mendapat kesempatan dari Rumah BUMN BRI mengikuti beragam pelatihan peningkatan usaha. “Saya juga beberapa kali diminta jadi narasumber pelatihan UMKM, antara lain di Kalimantan dan Sumatra,” ucapnya.
Dengan banyaknya keuntungan itu, Haryanti meminta kepada para pelaku UMKM lain, baik yang sudah berproduksi maupun pemula, untuk tak perlu ragu mengirimkan contoh produknya ke BUMN maupun instansi lain untuk diseleksi.
Setidaknya lewat keberanian mengirimkan produk itu, pelaku UMKM memiliki kesempatan untuk bisa memperluas jaringan pemasaran maupun peningkatan kemampuan berbisnis. “Selalu mencoba apapun itu. Tetap semangat untuk mengembangkan usaha. Setidaknya itu yang saya lakukan bertahun-tahun ini,” kata Haryanti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komunitas Malioboro Classical menghadirkan acara bertajuk 0, Nol Koma #1 untuk menggairahkan lagi kehidupan seni di Malioboro.
Link live streaming Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 tersedia di Vidio dan YouTube. Simak jadwal dan cara menontonnya.
Satoria Hotel Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-9 dengan tema “Together We 9row” melalui berbagai kegiatan kesehatan, sosial, lingkungan, dan pengembangan dir
Komite MAN 2 Bantul menjelaskan soal Rp4,2 juta yang ramai di media sosial. Nominal disebut bukan tarif wajib bagi wali murid.
Capaian CKG Kulonprogo baru 119.172 dari 459.782 sasaran. Dinkes memperluas pemeriksaan hingga Kantor Pemkab Kulonprogo.
BRI Peduli Sahabat Disabilitas 2026 kembali digelar di Makassar dengan pelatihan dan pemagangan untuk memperluas kesempatan kerja inklusif.