Kasus ISPA Tembus 151.000, Kemenkes Kerahkan 1.898 Nakes
Kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla tembus 151.000. Kemenkes mengerahkan 1.898 tenaga kesehatan ke tujuh provinsi.
Kaesang Pangarep/Instagram @kaesangp
Harianjogja.com, JAKARTA – Putra bungsu dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep mengaku sudah kebal terhadap berbagai ujaran kebencian dari masyarakat yang dilontarkan untuk ayahnya.
Dikutip melalui akun YouTube deHakims Story, saat ditanyai presenter Irfan Hakim, Direktur utama Persis Solo itu mengaku sama sekali tidak merasa sakit hati dan tidak mempermasalahkan ketika bapaknya sering dihina maupun dibully masyarakat di sosial media.
Untuk diketahui selama Jokowi menjabat sebagai Presiden Indonesia, dirinya kerap mendapat hinaan dari masyarakat dengan sebutan presiden plonga plonglo, otoriter, komunis, king of service dan masih banyak yang lainnya.
"Kalau bapak lagi diserang kamu sakit hati nggak? Kadang-kadang kan anak ikut ngerasain sakitnya," tanya Irfan Hakim dikutip dari kanal Youtubenya, Minggu (17/4/2022).
BACA JUGA: Dosen UGM Pengejek Ade Armando Terancam Disanksi
Mendengar pertanyaan tersebut, Kaesang Pangarep justru menjawab kalau dirinya tidak memperdulikan apabila bapaknya dihujat. Namun, dirinya akan marah bila ibunya Iriana sampai diganggu.
"Tidak, tidak [marah], kalau ke ibu ya marah, kalau ke bapak bodo amat," jawab Kaesang.
Bahkan, Kaesang mengaku dirinya sering mengirim meme berisikan hinaan kepada Jokowi melalui ajudan Presiden.
"Kan kadang ada yang diedit-edit [meme] bapak tuh. Kadang-kadang [meme itu aku] kirim ke ajudannya. Di twitter banyak tuh [meme Presiden Jokowi] dan [aku lihat] lucu nih, mas [ajudan] tolong tunjukin ke bapak," lanjut Kaesang.
Lebih lanjut, dia menambahkan kebiasaannya mengirimkan meme ke ajudan Presiden Jokowi tersebut sebagai bentuk hiburan.
"Biar bapak tau, mungkin bapak juga ketawa kan haha. Buat hiburan, kan banyak tuh bapak dibuat meme-meme gitu," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla tembus 151.000. Kemenkes mengerahkan 1.898 tenaga kesehatan ke tujuh provinsi.
G7 sepakat melepas 100 juta barel cadangan energi. Trump kemudian membatalkan rencana larangan ekspor solar AS.
Kunjungan wisman ke YIA mencapai 13.876 pada Agustus 2026. Pemda DIY membidik pasar baru dan menjajaki sejumlah rute langsung.
Kapolri Suyudi Ario Seto melantik dan memimpin sertijab 27 perwira tinggi Polri untuk jabatan utama Mabes Polri dan Kapolda.
DPRD Gunungkidul segera membahas tiga Raperda baru tentang rokok, pariwisata, dan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menhub Dudy Purwagandhi menyiapkan aturan keselamatan transportasi, termasuk asesmen direksi dan komisaris operator transportasi publik.