Ikasi DIY Kirim 15 Atlet Pelajar ke Banyuwangi Open Championship
Ikasi DIY menutup 2025 dengan mengirimkan 15 atlet pelajar terbaiknya untuk berkompetisi di Banyuwangi Open Championship Tingkat Pelajar se-Jawa Bali 2025.
Pemilik Dekayu, Yaniar Fernanda. - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Tokopedia terus mengedepankan inklusivitas untuk memberikan kesempatan setara kepada masyarakat mencapai hal lebih sekaligus mendorong pemulihan ekonomi Indonesia saat ini.
VP of Seller Experience Tokopedia, Puput Hidayat, menuturkan semua talenta digital terbaik memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya lewat Tokopedia, baik perempuan, laki-laki, orang tua ataupun difabel.
Sekarang ini ada lebih dari 6.000 nakama, sebutan karyawan Tokopedia, yang bergabung di Tokopedia yang asalnya dari berbagai profil. Infrastruktur gedung Tokopedia Care bahkan sangat ramah difabel.
Mulai dari jalur pejalan kaki khusus, lift platform vertikal, pegangan tangan sampai kamar kecil serta ruang salat yang dikonsep ramah difabel. Kantor Tokopedia juga punya fasilitas penunjang bagi ibu berkarier, seperti ruang menyusui hingga ruang bermain untuk anak.
“Tokopedia kini fokus menjalankan inisiatif hiperlokal yang mengusung teknologi geo-tagging untuk mendekatkan pembeli dengan penjual terdekat sehingga usaha mikro kecil menengah lokal punya kesempatan yang sama untuk bertumbuh,” ujar Puput dalam rilis kepada Harian Jogja, Senin (25/4/2022).
Data internal Tokopedia menyebutkan jumlah perempuan pegiat UMKM di Tokopedia naik 2,5 kali lipat pada 2021 dibandingkan 2022. Peningkatan itu antara lain disumbangkan dari Pekanbaru, Palembang, Pekalongan, Denpasar serta Balikpapan.
Pemilik Dekayu, Yaniar Fernanda, menjadi perempuan yang memberdayakan sejumlah pengrajin kayu sekaligus ibu rumah tangga di Dusun Gemawang, Desa Putat, Gunungkidul. Lewat Dekayu, dia menghasilkan berbagai peralatan makan serta dekorasi rumah khusus dari kayu jati dan serat alam lainnya.
“Transaksi lewat Tokopedia pada Ramadan tahun kemarin melonjak lebih dari empat kali lipat. Di Ramadan tahun ini, untuk memaksimalkan penjualan, kami sudah menyiapkan stok produk dan mengikuti berbagai program Tokopedia, seperti Home Living SALEbrations dan Parsel Ramadan,” papar Nia, sapaan akrabnya.
Begitu juga dengan pemilik Diet Special Needs, Difansa Rachmani. Difansa diketahui memulai usaha karena memiliki anak berkebutuhan khusus (ABK) lalu melihat peluang untuk memberikan kesempatan yang sama bagi ABK dan masyarakat lain mendapatkan opsi makanan yang sesuai kebutuhan serta sehat.
Kunjungan ke toko Diet Special Needs meningkat hingga sepuluh kali lipat karena memanfaatkan TopAds, fitur beriklan dari Tokopedia. “Produk ini bisa dikonsumsi ABK serta masyarakat dengan diabetes, hipertensi, autoimun, asam lambung, kanker, alzheimer, kulit sensitif atau alergi lainnya,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ikasi DIY menutup 2025 dengan mengirimkan 15 atlet pelajar terbaiknya untuk berkompetisi di Banyuwangi Open Championship Tingkat Pelajar se-Jawa Bali 2025.
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa
PLN UID Sumut memastikan pasokan listrik untuk 4,87 juta pelanggan kembali normal usai blackout di Sumatra Bagian Utara.
Nilai tukar rupiah menguat ke Rp17.696 per dolar AS seiring optimisme perdamaian AS-Iran dan turunnya harga minyak dunia.
BGN meluncurkan aplikasi Reviu Menu MBG untuk memantau kualitas Makan Bergizi Gratis melalui penilaian guru dan posyandu
Kemenhaj memastikan seluruh jemaah haji Indonesia telah tiba di Makkah dan siap diberangkatkan ke Arafah secara bertahap.