Sertifikasi CPLA Jadi Nilai Tambah Pencari Kerja
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Suasana pelaksanaan program bertajuk Edukasi Safety Riding bagi Patroli Keamanan Sekolah (PKS) tingkat SMP di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta (14/11/2022)./Ist
JOGJA-Astra Motor Yogyakarta selaku main dealer sepeda motor Honda memiliki komitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dalam mewujudkan keamanan berkendara di jalan raya. Hal ini sejalan dengan semangat kepolisian Republik Indonesia dalam berbagai upaya menekan jumlah korban dan terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Komitmen tersebut diejawantahkan dalam sebuah program kolaborasi antara Astra Motor Yogyakarta dan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY. Program bertajuk Edukasi Safety Riding bagi Patroli Keamanan Sekolah (PKS) tingkat SMP ini dilaksanakan di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta (14/11/2022).
Tercatat 100 siswa yang merupakan anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS) dari Yogyakarta, Sleman, Bantul, Gunungkidul, dan Kulon Progo mengikuti apel siaga PKS. Upacara pembukaan dibuka secara langsung oleh direktur lalu lintas Polda DIY.
“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas bagi pengendara lain demi terciptanya lalu lintas yang tertib dan aman.” ungkap Direktur Lalu Lintas Polda DIY Kombes Alfian Nurrizal dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (16/11/2022).
Edukasi safety riding untuk perwakilan PKS dari seluruh SMP di DIY dimulai dengan paparan teori mengenai taat aturan lalu lintas di jalan raya yang dibawakan oleh tim Ditlantas Polda DIY. Selanjutnya tim instruktur safety riding Astra Motor Yogyakarta melanjutkan materi mengenai pentingnya berkendara yang aman dan benar di jalan raya. Hal tersebut dapat dimulai dengan menggunakan perlengkapan berkendara yang aman, saling menghargai sesama pengguna jalan dan juga selalu mematuhi aturan lalu lintas.
Semakin seru, seluruh anggota PKS yang menjadi peserta program ini diajak untuk mencoba menggunakan alat simulasi berkendara atau lebih dikenal sebagai Honda Riding Trainer. Hal ini bertujuan agar kelak saat tiba para peserta memiliki SIM dan berkendara di jalan raya lebih siap dan sudah memiliki pengetahuan berkendara.
“Dalam kesempatan kali ini kami tidak mengajak peserta untuk menggunakan sepeda motor di jalan raya karena mereka masih di bawah umur. Namun penanaman mindset tentang aman berkendara di jalan raya perlu dilakukan sejak dini. Sehingga semangat untuk #Cari_Aman sudah ada saat mereka mulai menggunakan sepeda motor nantinya.” pungkas Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.