Warga Kedungpoh Didorong Mampu Mengubah Sampah Jadi Penghasilan
Bedah buku ini menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan
Ilustrasi penggunaan internet smartfren/Ist
JOGJA- Sejak setahun terakhir, Nanda Bagus, salah seorang pekerja freelance dibidang desain grafis di Jogja mulai jatuh cinta dengan paket internet Smartfren. Pengalaman menarik menggunakan jaringan telekomunikasi ini pun dia sebut bukan kaleng-kaleng.
"Ya sudah setahun ini saya menggunakan paket data internet Smartfren. Saya sampai hari ini memakai paket data yang 12 GB unlimited. Ini untuk menunjang pekerjaan saya yang mesti kirim file desain gambar atau terkadang harus mengirim file AI ukuran besar ke kantor," katanya kepada Harian Jogja, Senin (21/11/2022).
Nanda mengaku dalam 30 hari, ia setidaknya membeli kouta 12 GB dua atau tiga kali. Kondisi tersebut menyesuaikan dengan kebutuhannya selama bekerja. Pernah ia mencoba beralih menggunakan produk baru Smartfren 3GB paket Unlimited Nonstop seharga Rp15.000.
"Tapi saya rasa tidak bisa menunjang kebutuhan kerja saya jadi saya tetap menggunakan paket kouta 12 GB. Kadang saat di luar, harus mengirim data ke kantor, ya saya jadikan data seluler ponsel ini untuk menghubungkan laptop ke internet (tethering)," ujarnya.
Selama menggunakan jaringan internet Smartfren, Nanda mengaku tidak mengalami kendala apapun. Selama beraktivitas dan tinggal di wilayah Kota Jogja, Nanda mengaku nyaman saat berselancar di dunia maya. Browsing di internet, menonton youtube hingga mengirim data-data kantor tidak mengalami kendala.
"Ya selama di Jogja (main internet) lancar-lancar saja. Saat saya pulang ke Ambarawa (Jawa Tengah) juga aman-aman saja. Saya tidak menemui area blankspot," katanya.
Tidak hanya itu, Nanda lebih cinta menggunakan jaringan Smartfren karena setiap membeli paket data selalu diberi bonus. Untuk pembelian kouta data 12 GB misalnya, iya sering mendapat bonus 2-3 GB dari provider. "Jadi Smartfren suka beri bonus kouta, meski hanya berlaku 2-3 hari," katanya.
Menurut Nanda, iya tidak perlu repot-repot membeli kouta data Smartfren. Sebab di manapun, kapanpun dan dalam kondisi apapun, ia dengan mudah bisa membeli kouta data Smartfren. Sebabnya, Nanda menggunakan aplikasi MySmartfren untuk nikmati berbagai promo dan layanan lainnya.
"Jadi pakai Smartfren saja karena nyaman, sinyal kuat, beli paket gampang, pilihan paketnya banyak dan bisa sesuai kebutuhan. Banyak bonusnya lagi," ujar Nanda. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku ini menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan
Apple dikabarkan melobi pemerintah AS untuk akses chip CXMT di tengah krisis pasokan memori akibat lonjakan permintaan AI global.
Android 17 dikabarkan membawa fitur foldable gaming mode yang mengubah ponsel lipat menjadi konsol genggam dengan kontrol virtual.
Aljazair vs Austria imbang 1-1 di Grup J Piala Dunia 2026 membuat peluang Iran lolos ke 32 besar semakin terancam.
Argentina unggul 2-0 atas Yordania di babak pertama Piala Dunia 2026 meski tanpa Messi berkat gol Lo Celso dan Lautaro Martinez.
Nadhif Basalamah mengungkap menjadi korban pelecehan daring di X dan TikTok yang memicu reaksi luas dan dukungan publik.