Veda Ega Ungguli Hakim Danish di Klasemen Meski Kalah Top Speed
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Presiden Jokowi /ANTARA-Biro Pers Setpres
Harianjogja.com, JOGJA—Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan saat ini posisi Indonesia tidak lagi menjadi follower, namun telah menjadi trendsetter, utamanya dalam penggunaan produk dalam negeri.
Sebagaimana diketahui, nilai belanja dalam negeri Indonesia di 2022 yang mencapai Rp 762 triliun. Pencapaian itu berasal dari APBN, APBD, dan anggaran belanja BUMN.
“Mungkin bapak ibu juga sudah tau bahwa Amerika baru saja memberlakukan di bulan januari 2023 yang lalu untuk penggunaan produk dalam negeri dan kita sudah satu tahun di depan sudah melakukan,” ungkap Presiden dalam sambutan Pelantikan Badan Pengurus Pusat HIPMI yang disiarkan langsung melalui kanal Youtube Sekretariat Negara dilihat Selasa (21/2/2023).
“Sehingga kita ini sekarang jadi trendsetter, bukan jadi follower,” tegas Presiden Jokowi.
Jokowi terus memerintahkan pemerintah pusat dan daerah untuk memanfaatkan anggaran belanja produk dalam negeri.
Di sisi lain, Jokowi mengungkapkan saat ini ada 53 persen investasi ada di luar Pulau Jawa. Padahal, sebelumnya, 70 persen di Pulau Jawa. "Artinya jadi pengusaha besar, tidak harus di Jakarta. Karena investasi di luar Jawa saat ini sudah besar. Buat kantornya mestinya juga di luar Jawa," jelas Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina