Dosen UNISA Jogja Mengajar di UKM Malaysia, Kupas Kesehatan Mental
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Chef Vindex dan Chef Jojo./Istimewa
JOGJA — The Journey Series Part 3 bertajuk Road to Ramadhan menghadirkan kolaborasi epik antara Executive Chef Artotel Suites Bianti, yaitu Chef Jojo dengan Chef Vindex Tengker, International Celebrity Chef yang sudah melanglang buana di dunia kuliner nasional dan internasional.
The Journey Series Part 3 merupakan program TERA All Day Dining - ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta. Pada program tersebut, hotel menghadirkan chef-chef ternama dari seluruh Indonesia.
Pada kolaborasi kali ini, Chef Vindex sudah menyiapkan hidangan-hidangan lezat khas Nusantara, di antaranya adalah Ayam Tuturuga khas Manado, Sate Rembiga, yang merupakan Sate Sapi khas Lombok, Konro Bakar khas Makassar, dan Nasi Jamblang dari Cirebon.
Selain menu-menu tersebut, sudah disiapkan pula menu khas dari Chef Jojo yaitu Asem-Asem Iga, Bebek Lado Hijau, Salmon Sambal Kecombrang, Roasted Lamb Saos Gulai dan masih banyak lainnya.
The Journey Series Part 3, “Road to Ramadhan” All You Can Eat Buffet Dinner akan hadir untuk memanjakan para pencinta kuliner Nusantara di Jogja pada 24 Februari 2023 mulai pukul 18.00-21.00 WIB.
Chef Vindex Tengker memulai kariernya sebagai chef mulai 1989 dan pada saat itu beliau merintis karier sebagai chef khusus masakan Indonesia.
Chef Vindex Tengker, International Celebrity Chef, mengatakan, “Masakan Indonesia memiliki potensi menjadi kuliner Internasional, karena setiap kali memperkenalkan kuliner Indonesia di luar negeri, tanggapannya sangat positif dan mereka menyukai hidangan khas Indonesia dan dapat kita lihat perkembangannya hinga saat ini, kuliner kita sudah memiliki pasar tersendiri, di mana sebelumnya masyarakat lebih menyukai masakan-masakan barat karena dianggap lebih lezat, tetapi sekarang, sudah banyak penikmat kuliner yang kembali mencari makanan-makanan Indonesia."
Menurut dia, "Saat ini hotel-hotel sudah mulai melestarikan kembali masakan Indonesia, menurut saya ini adalah hal yang sangat pantas dan perlu dilestarikan dan lebih baik lagi, pengenalan tentang sejarah kuliner Indonesia dimulai dari Sekolah Menengah Kejuruan, di mana para siswa dapat mempelajari sejarah dan menu-menu masakan Indonesia karena kekayaan kuliner kita sangat luar biasa, dari Sabang hingga Marauke memiliki ciri khasnya masing-masing, dan untuk itu saya ingin menjadi yang terdepan dalam melestarikan kuliner Nusantara”.
The Journey series part 3 Road to Ramadhan, kata dia, merupakan kesempatan untuk masyarakat Jogja dan sekitarnya untuk dapat mencoba kuliner yang berbeda dari Ramadan sebelumnya karena kami telah menyediakan hidangan-hidangan yang unik dengan citarasa yang kaya akan rempah yang akan membuat anda berdecak kagum dengan hidangan-hidangan yang kami sajikan karena kelezatan rasanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.