JBBA 2026, Pengembangan Riset UAD Berbuah Penghargaan
Komitmen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam mengembangkan riset yang berdampak nyata bagi masyarakat mendapat pengakuan.
Personel PLN siap memastikan keandalan pasokan listrik di wilayah Jawa Tengah dan DIY./Ist
JOGJA—Sambut perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta siagakan 5.832 personel untuk pastikan keandalan pasokan listrik di wilayah Jawa Tengah dan DI. Yogyakarta. Pengamanan personil gabungan tersebut terdiri dari pegawai, petugas pelayanan teknik, petugas Unit Reaksi Cepat, petugas Command Center, hingga petugas keandalan di Gardu Induk yang siaga selama 24 jam memastikan keandalan pasokan listrik ke rumah pelanggan.
Menjadi daerah tujuan puluhan juta pemudik, PLN juga mempersiapkan 207 posko siaga keandalan listrik yang tersebar di wilayah Jateng dan DIY meliputi 95 Posko Layanan Umum, 66 Posko Layanan Siaga Utama, 18 Lokasi Prioritas Titik Transportasi, 16 Lokasi Prioritas Rest Area dan 12 Lokasi SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). Posko tersebut ditempatkan di lokasi tempat ibadah, kantor pemerintahan, pusat transportasi dan tempat pelayanan publik lainnya.
Selain itu, PLN juga mengerahkan berbagai peralatan pendukung siaga meliputi 56 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) Mobile, 13 Unit Kabel Bergerak (UKB), 133 Unit Gardu Bergerak (UGB), 14 Unit Kendaraan Pasukan Dalam Keadaan Bertegangan Skylift (PDKB SL), 317 unit kendaraan roda 4 dan 222 unit kendaraan roda 2.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah & DI.Yogyakarta, A.B Wahyu Jatmiko menyatakan bahwa dalam menyambut Idul Fitri 1444 H, PLN berkomitmen menyalurkan listrik yang andal sehingga masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk juga menikmati momen berkumpul dengan keluarga dan kerabat tercinta.
"PLN mengerahkan lima ribu lebih personil untuk mengamankan kelistrikan dalam momen Idul Fitri 1444 H di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Kami berharap masyarakat dapat menikmati ibadah dan momen kebersamaan kerabat, terlebih dengan Jawa Tengah dan DIY yang akan menjadi daerah tujuan pemudik terbanyak tahun ini." jelas Jatmiko.
Jatmiko menambahkan bahwa dengan kondisi pasokan listrik saat ini dengan beban puncak tertinggi 4.784 MW dan cadangan daya 2.964 MW, dapat dipastikan bahwa pasokan listrik selama Ramadan hingga Idul Fitri 2023 aman. Lebih lanjut, PLN juga melakukan upaya preventif dalam menjaga keandalan listrik dengan optimalisasi pelayanan teknik (yantek) dan pemeliharaan Gardu Induk Distribusi.
PLN juga menghimbau kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan ataupun informasi terkait kelistrikan untuk mengunduh aplikasi PLN Mobile di Play Store atau App Store. Dengan mengakses PLN Mobile pelanggan dapat menyampaikan keluhan gangguan listrik, mengajukan pasang baru atau tambah daya termasuk mendapatkan informasi lokasi SPKLU yang akan memudahkan para pemudik yang menggunakan kendaraan listrik.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komitmen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam mengembangkan riset yang berdampak nyata bagi masyarakat mendapat pengakuan.
Revisi Permenaker outsourcing diklaim rampung. Pekerja alih daya nantinya hanya diperbolehkan untuk empat jenis pekerjaan penunjang.
Kepala BGN Sudaryono meminta masyarakat melaporkan oknum yang mengatasnamakan dirinya untuk menekan petugas Program Makan Bergizi Gratis.
Pemkab Magelang mengingatkan kepala desa agar transparan mengelola dana desa dan peduli terhadap kenakalan remaja menjelang Pilkades Serentak 2026.
Konsumsi Pertalite meningkat pada Juli 2026. Pemerintah disarankan menyiapkan tambahan kuota BBM subsidi sebesar 1,5 hingga 2 juta kL.
Layanan jemput bola e-KTP di Kulonprogo mempermudah penyandang disabilitas mengakses layanan administrasi dan program pemerintah.