Angkutan Barang KAI Daop 6 Tembus 320.582 Ton hingga September
Angkutan barang KAI Daop 6 Jogja mencapai 320.582 ton hingga September 2026, naik 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) Kanwil VII DIY menyebut lonjakan harga pangan selama Ramadan masih terhitung wajar, yakni rerata di bawah 5%.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) VII KPPU DIY, M. Hendry Setyawan mengatakan patokan maksimal kenaikan harga dari KPPU 10%.
Kenaikan harga selama Ramadan dan menjelang Lebaran tahun ini menurutnya masih wajar karena permintaan memang melonjak.
"Sampai sekarang tidak ada aturan yang memastikan bahwa komoditas beras dan lainnya maksimal sekian persen kenaikannya. KPPU patokannya 10 persen, jadi kalau ada kenaikan lebih dari 10 persen, artinya memang ada sesuatu, itu perlu kami tindaklanjuti," ucap dia, Rabu (12/4).
Sampai saat ini, KPPU terus memantau pergerakan harga dan stok bahan pokok di wilayah DIY dan Jawa Tengah (Jateng) setiap pekan.
BACA JUGA: Jelang Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok di Jogja Melonjak
Untuk data harian KPPU menghimpun dari pemerintah melalui dinas. Selanjutnya data tersebut direkap dan dianalisis. "Hari ke-21 Ramadan, pantauan harga dari teman-teman dan direkap rata-rata kenaikannya [harga] masih di bawah 5 persen, jadi kami anggap wajar, ada kenaikan tetapi masih dalam batas toleransi," ucap dia.
Hendry menambahkan, terjaganya harga bukan karena daya beli yang turun tetapi karena ketercukupan pasokan.
Dia menjelaskan harga dibentuk oleh suplai dan permintaan, semakin tinggi permintaan akan berdampak pada potensi kenaikan harga. Namun, jika suplai cukup maka harga akan terkendali.
"Kondisi sekarang ini jumlah konsumsi meningkat, kenapa pergerakan harga tidak meningkat, berarti pasokannya memang mencukupi," kata dia.
Senada, Penjabat Wali Kota Jogja, Sumadi mengatakan kenaikan harga pangan wajar beriringan dengan permintaan yang meningkat. Pemkot, kata dia, akan berupaya menjaga agar harga pangan tidak melonjak terlalu tinggi. "Kami berharap agar masyarakat tidak panic buying, karena pada prinsipnya stok makanan tercukupi."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Angkutan barang KAI Daop 6 Jogja mencapai 320.582 ton hingga September 2026, naik 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Harga tiket pesawat Eropa diprediksi naik hingga 20% pada 2027 akibat kenaikan bahan bakar, pajak penerbangan, dan berkurangnya kursi.
Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan tetap menjadi hak peserta setelah resign atau PHK. Simak syarat, dokumen, masa tunggu, dan cara klaimnya.
Permintaan Pertalite di DIY naik sekitar 7%. Pertamina memastikan stok BBM aman dan menyiapkan langkah untuk mengantisipasi antrean SPBU.
Polda DIY mengkaji penanganan premanisme parkir dan membuka peluang patroli skala besar dengan melibatkan TNI serta Satpol PP.
WhatsApp menguji fitur pesan terjadwal di iPhone. Simak cara menggunakannya, batas waktu pengiriman, dan kapan tersedia untuk semua pengguna.