Libur Tahun Baru Islam Penumpang KA di Daop 6 Jogja Melonjak 54 Persen
Penumpang kereta api di Daop 6 Yogyakarta melonjak 54 persen menjelang libur Tahun Baru Islam. KAI menambah tiga perjalanan kereta untuk mengakomodasi lonjakan.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat persentase penduduk miskin pada Maret 2023 adalah sebesar 11,04%. Jika dibandingkan dengan September 2022, persentase penduduk miskin di DIY mengalami penurunan 0,45% dan jika dibandingkan Maret 2022 angkanya turun 0,30% di mana pada Maret 2022, sebesar 11,34%.
Sementara untuk rasio gini (ketimpangan sosial) di DIY, BPS DIY mencatat angkanya mengalami penurunan pada Maret 2023 dibandingkan dengan September 2022. Pada Maret 2023, angkanya adalah sebesar 0,449, sedangkan pada September 2022, angkanya adalah mencapai 0,459.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati menjelaskan penghitungan ketimpangan indikator yang digunakan adalah gini ratio. Disajikan berdasarkan penduduk perkotaan dan pedesaan. Di mana gini ratio pada Maret 2023 sebesar 0,449.
"Kami tahu, rasio gini di antara 0 dan 1 semakin tinggi nilai rasio gini maka semakin tinggi ketimpangan, dan kalau dilihat DIY pada perkotaan 0,453 untuk perdesaan 0,362. Jadi lebih tinggi di perkotaan dibandingkan pedesaan," ujar dia.
BACA JUGA: Ketimpangan Ekonomi Naik, Begini Strategi Pemkot Jogja
Sebelumnya, Herum menjelaskan BPS DIY membagi komoditas penyumbang kemiskinan DIY untuk perkotaan dan perdesaan. Herum menyebut untuk daerah perkotaan komoditas penyumbang kemiskinan tertinggi adalah beras mencapai 18,62%, komoditas yang sama juga menyumbang kemiskinan terbesar di perdesaan dengan persentase 22,81%. "Artinya beras sama-sama penyumbang terbesar, tapi lebih besar bagi masyarakat miskin di pedesaan daripada perkotaan,” kata dia.
Rokok kretek filter duduk di posisi kedua sebagai komoditas penyumbang kemiskinan baik di perkotaan dan perdesaan. Dengan persentase masing-masing 7,91% dan 5,87%. Kemudian disusul daging ayam ras dengan persentase di perkotaan 5,67% dan pedesaan 4,46%. Lalu komoditas telur ayam ras.
Komoditas makanan penyumbang kemiskinan kelima terjadi perbedaan di mana untuk daerah perkotaan disumbang oleh kue basah, dan pedesaan tempe.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang kereta api di Daop 6 Yogyakarta melonjak 54 persen menjelang libur Tahun Baru Islam. KAI menambah tiga perjalanan kereta untuk mengakomodasi lonjakan.
Survei tunjukkan kepercayaan publik ke Prabowo tembus 74%. Qodari tegaskan pemerintah tak berpuas diri dan tetap evaluasi kinerja.
Kemenhub siapkan 39 bandara baru untuk memperkuat konektivitas nasional dan dorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Perpres ojol resmi terbit, potongan aplikasi maksimal 8 persen mulai Juli 2026, driver dapat perlindungan lebih kuat.
Pemerintah siapkan peluncuran GovTech Oktober 2026, integrasi 27 ribu aplikasi dan dukungan AI untuk layanan publik..
Kulonprogo salurkan bantuan alsintan untuk petani, tekan biaya produksi dan tingkatkan hasil panen.