DIY Usulkan 6 Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Iduladha 2026
DIY usulkan 6 sapi kurban bantuan Presiden Prabowo. Stok hewan kurban dipastikan aman jelang Iduladha 2026.
Mal Pakuwon/ Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Belanja online sudah menjadi tren di kalangan masyarakat. Selain lebih mudah, belanja online terkadang juga lebih murah. Meski demikian, menurut General Manager Plaza Ambarrukmo, Surya Ananta kondisi ini tidak serta merta mematikan bisnis ritel.
Dia menjelaskan mal sudah menyiapkan beberapa langkah antisipatif, sehingga belanja online dan offline keduanya bisa berjalan beriringan. Menurutnya belanja online lebih kepada segmen tertentu, belum semua varian produk. Selain itu, untuk jenis barang tertentu masyarakat juga masih lebih memilih offline.
"Kondisi ini membuat kami tetap survive tidak berpengaruh signifikan. Jika ditarik lebih mundur lagi, transaksi online sebelum pandemi pun sudah menjadi perhatian," ucapnya, Senin (24/7/2023).
Meski belum berdampak signifikan, pengusaha ritel tidak boleh berdiam diri. Jangan menjadikan mal hanya untuk tempat berbelanja saja. Namun mal dijadikan sebagai tempat makan, pertemuan, hiburan, bersantai dan lainnya. Sehingga orang datang ke mal tujuan utamanya bukan berbelanja.
Baca juga: Jogja Punya Anak Muda Berbakat nan Sukses, Semua Jebolan Kampus Swasta Lokal Loh
"Katakanlah untuk refreshing kalau jenuh di kantor atau di rumah ngemal. Akhirnya jadikan mal sebagai tempat hiburan untuk keluarga dan seterusnya. Sedikit langkah untuk pergeseran ke arah sana," jelasnya.
Di dalam kondisi seperti ini masing-masing pengelola mal harus melakukan antisipasi. Harus kreatif menghadapi pelanggan yang mengalami perubahan.
"Masakan di resto harus beragam, yang sekarang baru digemari dan dicari disediakan. Anak-anak bermain dengan wahana yang menyenangkan, yang edukatif. Termasuk event juga penting ada anak perfom bakatnya ditunjukkan ke publik."
Lebih lanjut dia mengatakan, untuk menyiasati beberapa brand produk yang sudah tersedia di online, maka pelayanan yang harus lebih diunggulkan. Sehingga harus ada keunggulan dibandingkan transaksi online.
"Ini saya lihat brand-brand ini lakukan. Dan bicara soal Amplaz, brand yang dulu ada rata-rata mereka berbenah jadi melakukan inovasi. Kelengkapan produk, jenis-jenis ragamnya hingga suasana ke toko ditingkatkan. Ini kami lihat," paparnya.
Kebutuhan dasar manusia, kata Ananta, adalah berinteraksi. Sehingga meskipun online terus berkembang, namun offline tidak terus hilang. "Kalau sekarang kami lihat fenomena beberapa transaksi meningkat di online, meskipun secara makro belum terjadi signifikan pengaruh besar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DIY usulkan 6 sapi kurban bantuan Presiden Prabowo. Stok hewan kurban dipastikan aman jelang Iduladha 2026.
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.