Yayaya Fest Hadirkan Festival Musik Inklusif dan Ramah Lingkungan di Kridosono
Yayaya Fest 2026 digelar di Stadion Kridosono, Jogja, dengan konsep musik inklusif dan ramah lingkungan, dilengkapi fasilitas difabel serta program pengelolaan
Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan, dan Statistik LPS, Priyanto Budi Nugroho dalam acara Sosialisasi LPS dan Bantuan Pembagian Paket Sembako untuk Tukang Becak di Jogja di Parkiran Utara Hotel Grand Zuri Sabtu (5/8/2023). Anisatul Umah-Harian Jogja.
JOGJA—Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menggelar kegiatan corporate social responsibility (CSR) dalam bentuk Sosialisasi LPS dan Bantuan Pembagian Paket Sembako untuk Tukang Becak di Jogja, Sabtu (5/8/2023). Acara yang digelar di Parkiran Utara Hotel Grand Zuri ini diikuti sekitar 75-100 tukang becak.
Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan, dan Statistik LPS, Priyanto Budi Nugroho mengatakan melalui kegiatan ini diharapkan LPS bisa semakin dekat dengan masyarakat. Agar masyarakat mengenal LPS dan fungsinya sebagai penjamin simpanan.
"Supaya masyarakat lebih tahu, kami juga datang ke masyarakat. Kami ingin menjangkau bapak-bapak penarik becak. Ekonomi sudah mulai pulih tentu bapak-bapak ini sudah mulai beraktivitas kunjungan ke Jogjakarta juga sudah meningkat. Kami ingin support dalam bentuk bantuan yang bermanfaat untuk sehari-hari," ucapnya, Sabtu (5/8/2023).
Melalui kesempatan ini LPS juga berupaya memberikan pengertian yang sederhana kepada para tukang becak di Jogja. Bahwa uang yang mereka tabung di bank sudah terjamin. Sehingga tidak perlu khawatir untuk menabung ke bank, baik BPR, BPRS, ataupun bank umum. Saat terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti bank mengalami kebangkrutan dana yang ditabung tidak akan hilang.
BACA JUGA: Kuliner Jogja, Menyantap Udon di Pasar Tradisional
Dia juga berpesan dan memberikan pengertian agar tidak mudah percaya kepada orang. Seperti menitipkan uangnya untuk ditabung. Tujuannya semata untuk memastikan bahwa dana yang disimpan benar tercatat.
"Kami fokus ke sosialisasi dan edukasi sehingga bapak-bapak pengayuh becak bisa tersentuh langsung oleh teman-teman LPS. Mereka jadi tahu dan paham kalau menyimpan uang di BPR dan bank itu aman," jelasnya.
Tidak hanya memberikan pemahaman tentang dana yang dijamin LPS, melalui kegiatan ini juga disosialisasikan, tentang langkah yang bisa diambil masyarakat jika bank tempatnya menabung bangkrut. Dokumen apa saja yang perlu disiapkan dan jangka waktu pencairannya.
"Sekarang pencairannya sudah semakin cepat, sebab buat masyarakat ini sangat berarti. Gak [90 hari lagi] sudah semakin cepat karena proses untuk merekonsiliasi dan verifikasi sudah lebih efisien," jelasnya.
Lebih lanjut di menyampaikan, kegiatan semacam ini tidak hanya digelar di Jogja, tapi juga di beberapa kota lain. Melalui kegiatan CSR, LPS ingin lebih dekat kepada masyarakat.
"Kami sebenarnya ada di beberapa daerah, kunjungan seperti ini, nah sekarang kami memang memilih Jogjakarta karena kami ingin menjangkau bapak-bapak penarik becak." (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Yayaya Fest 2026 digelar di Stadion Kridosono, Jogja, dengan konsep musik inklusif dan ramah lingkungan, dilengkapi fasilitas difabel serta program pengelolaan
Harga emas Pegadaian Sabtu (24/10/2026) bervariasi untuk Antam, Galeri 24, dan UBS. Simak harga jual dan buyback berbagai ukuran.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 24 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.
Prestasi siswa tak hanya diukur dari keberhasilan masuk PTN. Perguruan tinggi swasta (PTS) juga menawarkan pendidikan berkualitas dan peluang ber
Kemenkeu menilai kepercayaan investor SBN masih terjaga meski yield obligasi pemerintah tenor 10 tahun naik ke 7,4% di tengah gejolak pasar.
Pemprov Jawa Tengah menutup sementara jalur pendakian lima gunung menyusul karhutla di Lawu, Sumbing, dan Pakuwaja. Kebakaran Lawu mencapai 230 hektare.