Ekonomi Jogja Tumbuh 5,84 Persen, Ini Sektor Paling Moncer
Ekonomi DIY tumbuh 5,84% pada triwulan I 2026, didorong sektor pariwisata, konsumsi, dan investasi.
Sensus Pertanian - Antara
Harianjogja.com, JOGJA— Badan Pusat Statistik (BPS) DIY melibatkan 692 petugas untuk mengolah data Sensus Pertanian 2023. Ketua Tim Sensus Pertanian 2023 BPS DIY, Rahmawati mengatakan, khusus untuk pendataan perusahaan batas waktunya masih sampai 15 Agustus. Namun BPS DIY sudah rampung mendata.
"Sudah rampung [pendataan perusahaan] tanggal 15 hanya deadline toleransi dari pemerintah. Insyaallah untuk DIY semua sudah didata," ucapnya, Senin (14/8/2023).
Ia menjelaskan setelah pendataan rampung baik perorangan dan perusahaan, proses selanjutnya adalah cleaning data di level pengawas dan petugas pengolahan. Pengolahan data ditargetkan rampung dalam dua bulan. Sesuai jadwal di awal Oktober 2023.
"Proses pengolahan dilaksanakan selama dua bulan. Rencana rilis angka sementara di bulan Desember," jelasnya.
BACA JUGA: Biar Tak Bau, Sleman Tekan Pembuangan Sampah Organik ke Tamanmartani
Pengolahan data dilakukan secara berjenjang. Mulai dari tingkat Kota/Kabupaten, hingga nanti akan diolah oleh pusat. "Untuk pengolahan data [di DIY] melibatkan 692 orang," katanya.
Sebelumnya, Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan Sensus Pertanian 2023 sempat terkendala dengan munculnya kasus Antraks, khususnya di Gunungkidul. Sensus sempat terhenti beberapa saat, namun bisa dilanjutkan pada akhir bulan.
"Alhamdulillah kami sesuai [target] meski kemarin ada Antraks. Kami bisa mengejar, bahkan ada Kabupaten yang selesai sebelum 31 Juli 2023, di Kulonprogo rampung 30 Juli 2023," ungkapnya.
Saat menemui kendala Antraks BPS DIY berkoordinasi dengan Dinas setempat. Saat kondisi sudah semakin kondusif petugas bisa kembali melanjutkan sensusnya.
"Untuk wilayah yang kena Antraks memang sempat tidak kami lakukan pendataan, ada sekitar satu pekan, tetapi kami koordinasi terus."
Dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, juga kepada masyarakat yang telah memberi dukungan pada Sensus Pertanian 2023. Sehingga bisa rampung sesuai jadwal.
"Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, karena telah mendukung. Sehingga sesuai jadwal untuk pendataan Sensus Pertanian bisa kami tuntaskan. Untuk yang perorangan sudah 100 persen," jelasnya.
Sensus Pertanian 2023 merupakan sensus ketujuh yang digelar setiap dasawarsa. Sensus ini cukup strategis di tengah isu tentang pangan dunia. Sensus pertanian akan menjawab perkembangan pertanian selama 10 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonomi DIY tumbuh 5,84% pada triwulan I 2026, didorong sektor pariwisata, konsumsi, dan investasi.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.