JCWF 2026 di Jogja Bidik Wisatawan Wellness saat Low Season
JCWF 2026 digelar 6–8 November di Loman Park Hotel Yogyakarta. Festival ini menggabungkan budaya, wellness, dan pariwisata berkelanjutan
Sensus Pertanian - Antara
Harianjogja.com, JOGJA— Badan Pusat Statistik (BPS) DIY menyampaikan Sensus Pertanian 2023 saat ini sedang dalam proses pengolahan data. Progresnya sudah sudah mencapai 80%.
Ketua Tim Sensus Pertanian 2023 BPS DIY, Rahmawati mengatakan pengolahan data ini dijadwalkan rampung pada akhir September 2023. Setelah itu dilanjutkan dengan cleaning data. "Alhamdulillah sekarang masih proses pengolahan [data] dan progress nya sudah 80 persen," ucapnya, Jumat (8/9/2023).
Sejauh ini, kata Rahmawati, secara perangkat hardware bisa dianggap tidak ada kendala. Namun secara secara teknis software kadang-kadang masih ada kendala, namun masih diatasi. Sehingga BPS DIY optimis bisa rampung sesuai jadwal.
"Pengolahan [data] sekarang dilakukan di kabupaten/kota, pada saat bersamaan provinsi dan pusat melakukan evaluasi dan pencermatan data hasil pengolahan kabupaten/kota secara bertahap," jelasnya.
Pengolahan data dilakukan secara berjenjang. Mulai dari tingkat kabupaten/kota, hingga nanti akan diolah oleh pusat. "Untuk pengolahan data [di DIY] melibatkan 692 orang," paparnya.
Sebelumnya, Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan Sensus Pertanian 2023 sempat terkendala dengan munculnya kasus Antraks, khususnya di Gunungkidul. Sensus sempat terhenti beberapa saat, namun bisa dilanjutkan pada akhir bulan.
BACA JUGA: Polutan PM 2.5 Bisa Memicu Gagal Jantung, Ini Penjelasannya
"Alhamdulillah kami sesuai [target] meski kemarin ada Antraks. Kami bisa mengejar, bahkan ada Kabupaten yang selesai sebelum 31 Juli 2023, di Kulonprogo rampung 30 Juli 2023," ungkapnya.
Saat menemui kendala Antraks BPS DIY berkoordinasi dengan Dinas setempat. Saat kondisi sudah semakin kondusif petugas bisa kembali melanjutkan sensusnya.
"Untuk wilayah yang kena Antraks memang sempat tidak kami lakukan pendataan, ada sekitar satu minggu, tapi kami koordinasi terus."
Dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, juga kepada masyarakat yang telah memberi dukungan pada Sensus Pertanian 2023. Sehingga bisa rampung sesuai jadwal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JCWF 2026 digelar 6–8 November di Loman Park Hotel Yogyakarta. Festival ini menggabungkan budaya, wellness, dan pariwisata berkelanjutan
Persijap Jepara tertinggal 0-1 dari Java United pada babak pertama pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027. Ciro mencetak gol menit ke-30.
S&P Global memperingatkan ancaman krisis pangan dunia akibat kenaikan biaya diesel, gangguan pasokan pupuk, dan ancaman El Niño.
Pekerja yang terkena PHK berpotensi memperoleh JHT, manfaat JKP, dan pesangon. Simak syarat serta ketentuan setiap hak finansial.
PSIM Jogja menahan imbang Isenmulang Kalteng FC 0-0. Guntur Cahyo Utomo mensyukuri satu poin yang memutus lima kekalahan beruntun.
Survei 2026 menunjukkan milenial dan Gen Z memprioritaskan traveling, pengalaman lokal, kuliner khas, dan fleksibilitas kerja.