Jadwal DAMRI YIA ke Jogja Senin 18 Mei Mei, Tarif Rp80.000
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Panitia Yogyakomtek 2023 usai memberikan penjelasan terkait pelaksanaan pameran, Rabu (20/9/9/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Pameran komputer terbesar bertajuk Yogyakomtek 2023 kembali digelar pada 23 September hingga 27 September 2023 mendatang di Jogja Expo Center (JEC). Pameran legendaris yang dihelat Asosiasi Pengusaha Komputer (Apkom) Yogyakarta ini telah memasuki ke-27 kali pelaksanaan dan diperkirakan akan dikunjungi 100.000 orang.
Ketua Panitia 1 Yogyakomtek 2023 Ari Wibowo mengatakan pameran ini diklaim terlengkap dengan melibatkan sekitar 100 merek ternama. Menurutnya geliat Yogyakomtek saat ini gaungnya tidak hanya skala nasional namun juga internasional. Ia mengklaim, para peserta yang ingin terlibat sangat banyak. Adapun luas pameran sekitar 6.000 meter persegi.
BACA JUGA : PAMERAN DI JOGJA : Yogyakomtek Hadirkan "Virtual Experience"
“Kami perkirakan antusias masyarakat sangat tinggi terhadap pameran komputer, apalagi Yogyakomtek ini legendaris, banyak yang menunggu dan saat ini sudah memasuki ke-27 kali. Belum kami launching stan sudah habis, bahkan sudah ada yang mendaftar untuk tahun depan [2024],” kata Ari dalam rilisnya, Rabu (20/9/2023).
Ia memperkirakan jumlah pengunjung yang hadir dalam pameran tersebut mencapai 100.000 orang. Dengan potensi tersebut, diperkirakan transaksi akan berada di angka puluhan miliar rupiah. “Kami memastikan ini terlengkap, berbagai jenis perangkat komputer bisa ditemukan. Kami menambah platform, tidak hanya offline, bisa diakses juga secara online, jadi sistem hybrid,” ujarnya.
Ketua Panitia 2 Yogyakomtek 2023, Teddie Dian Patria menambahkan event ini akan menjadi pameran komputer terbesar setelah pandemi Covid-19. Biasanya, pameran ini diadakan lima hingga enam kali dalam setahun, namun sempat terhenti pada tahun 2020 dan 2021 akibat pandemi.
BACA JUGA : Pamerkan Komputer dalam Kondisi Hidup
Ketua Apkom Eka Wibawa menambahkan event ini menjadi jawaban atas kejenuhan masyarakat dalam melakukan transaksi daring. Menurut riset yang dilakukan terhadap 4.000 responden, mayoritas mengatakan ingin mencari harga murah di pameran komputer. Baru berikutnya di toko-toko online dan disusul melakukan jual beli di toko offline.
“Semua produk dicek legalistasnya terlebih dahulu dan harus sudah memiliki kelengkapan sesuai aturan Kementerian Perdagangan seperti SNI, izin postel, garansi, serta buku berbahasa Indonesia,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.