MAXI Yamaha Day 2026 Padukan Touring dan Budaya di Kuningan
“Priangan Timur merupakan salah satu wilayah yang pertumbuhan konsumen MAXI Yamaha-nya terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir,"
Peluncuran GPM BUMD Jateng Peduli Inflasi di Kantor Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Jumat (20/10/2023).
TEGAL—Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) memberikan subsidi senilai Rp510 juta guna menekan inflasi di wilayahnya.
Subsidi tersebut disalurkan melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) BUMD Jateng Peduli Inflasi. Bentuk bantuannya berupa penjualan 170 ton beras murah pada 17 daerah di Jateng dengan Indeks Perkembangan Harga (IPH) tertinggi.
Hal tersebut disampaikan Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., saat meluncurkan GPM BUMD Jateng Peduli Inflasi di Kantor Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Jumat (20/10/2023).
"Saat ini, baru kami launching [luncurkan] di tiga wilayah, yaitu Kabupaten Tegal, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Magelang, berikutnya akan dilanjutkan di daerah lain," ucapnya.
Program yang didanai oleh Company Social Responsibility (CSR) BUMD Provinsi Jawa Tengah, menjual 1.000 paket beras kualitas medium kemasan 10 kg. Subsidi yang diberikan sebesar Rp3.000 per kg, dengan total anggaran sebesar Rp510 juta dan difokuskan pada penjualan beras. Sebab, komoditas beras menjadi salah satu faktor pengaruh inflasi.
BACA JUGA: Jadi Cawapres Prabowo, Gibran Mengaku Sudah Menemui Puan Maharani
"Selama ini, harga beras medium di angka Rp14.000 sampai Rp15.000. Kita menjual beras medium ini, di harga Rp10.200 per kg. Sasaran GPM antara lain, meliputi ibu rumah tangga miskin, pegawai pabrik, pengemudi ojol, dan nelayan," ucap Pj Gubernur.
Berdasarkan data BPS, angka inflasi Jawa Tengah saat ini, yaitu 2,49% atau di atas rata-rata inflasi nasional yang berada pada angka 2,28%.
Sementara angka inflasi Jateng pada September 2023, naik 0,41% dari Agustus 2023. Kenaikan tersebut disebabkan oleh meningkatnya harga beras, gula pasir, dan BBM.
"Gerakan Pangan Murah tujuannya untuk menstabilkan harga beras. Di samping kita memberikan bantuan kepada masyarakat, yang berharap harga kembali normal," kata Pj Gubernur.
Pada kesempatan itu, Komariah, Warga Desa Kaligayam, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, mengaku senang dengan adanya GPM dan pasar murah yang dilaksanakan oleh Pemprov Jateng melalui BUMD Jateng Peduli Inflasi tersebut. Sebab, Ia dapat membeli beras medium dengan harga lebih rendah.
"Lebih murah harga di warung. Kalau harga di warung atau pasar sekitar Rp14.000. Di sini 10 kg dijual Rp102.000. Pengennya ada yang seperti ini lagi, ada yang murah lagi," ujar Komariah.
Dalam kesempatan tersebut, Pj Gubernur juga menyerahkan bantuan berupa 10 ton beras secara simbolis kepada Pemerintah Kabupaten Tegal, dan bantuan kepada tiga panti asuhan masing-masing senilai Rp10 juta. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Priangan Timur merupakan salah satu wilayah yang pertumbuhan konsumen MAXI Yamaha-nya terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir,"
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.