Impor 105.000 Pikap India Diprotes Buruh, Ini Alasannya
Buruh KSPN mendesak Presiden Prabowo batalkan impor 105.000 pikap India untuk Kopdes Merah Putih demi selamatkan industri otomotif nasional.
Suasana kermaian Pantai Glagah Kulonprogo pada libur Natal 2024. Pantai ini dikunjungi wisatawan yang kebanyakan adalah rombongan keluarga, Minggu (25/12/2023). - Harian Jogja/Triyo Handoko
Harianjogja.com, JAKARTA—Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) berharap stabilitas politik bisa terjaga di tengah potensi besar konsumsi masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Widjaja Kamdani menyebut sejumlah bidang usaha berpeluang besar mengeruk keuntungan saat momen Nataru. Di antaranya seperti sektor pariwisata, perhotelan, restoran, cafe, pusat hiburan dan perbelanjaan.
BACA JUGA: Jadwal Penyesuaian KRL Jogja Solo dan KRL Solo Jogja, Berlaku 21-31 Desember
"Bidang usaha itu yang paling banyak mendapatkan cuan di momen Nataru. Ritel, jasa transportasi, informasi dan komunikasi hingga layanan jasa pengiriman barang juga akan turut terdongkrak mendulang pendapatan," ujar Shinta saat dihubungi, Senin (25/12/2023).
Shinta mengatakan, sektor-sektor usaha tersebut kerap menjadi penopang pertumbuhan ekonomi di kuartal IV di setiap tahunnya.
Oleh karena itu, menurut Shinta stabilitas politik perlu dijaga agar potensi ekonomi saat momentum libur Nataru dimanfaatkan secara optimal.
Secara makro, lanjut Shinta, pengendalian inflasi juga perlu terus dilakukan pemerintah. Terutama memastikan ketersediaan barang kebutuhan masyarakat berjalan lancar.
"Pemerintah perlu memastikan ketersediaan barang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta menjamin kelancaran pasokan distribusi barang dari satu daerah ke daerah lain," ucapnya.
BACA JUGA: Cuaca di Jawa Masih Panas, Berikut Penjelasan BMKG Terkait Kapan Hujan Turun di Jogja
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyebut, potensi perputaran uang di industri pariwisata dan ekonomi kreatif selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mencapai Rp250 triliun.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, menyampaikan, potensi tersebut dilihat dari pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) yang diperkirakan mencapai 200 juta hingga 250 juta dikali target pengeluaran wisnus yang diprediksi sekitar Rp1 juta hingga Rp2 juta.
“Rp250 triliun potensi [perputaran uang] jika 250 juta [pergerakan wisnus] itu terealisasi, tapi memang itu kan top dari pengeluarannya, jadi kita nanti akan pantau,” kata Sandi Sandi dalam konferensi pers, dikutip Selasa (12/12/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Buruh KSPN mendesak Presiden Prabowo batalkan impor 105.000 pikap India untuk Kopdes Merah Putih demi selamatkan industri otomotif nasional.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.