Stok BBM Shell Sempat Kosong, Bahlil Sebut Aman
Stok BBM Shell sempat kosong di sejumlah daerah, ESDM pastikan pasokan aman meski izin impor 2026 masih dievaluasi.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo./JIBI-Dok. Bank Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah kantor cabang bank menyusut 1.064 buah sepanjang tahun lalu.
Berdasarkan Statistik Perbankan Indonesia (SPI) yang dirilis OJK, dikutip Selasa (23/1/2024), terdapat 24.280 kantor bank di Indonesia pada November 2023, sedangkan pada November 2022 masih ada 25.344 cabang.
Penurunan jumlah kantor terbanyak terjadi pada bank milik negara (BUMN). Per November 2023, terdapat 12.421 kantor bank milik negara. Tetapi jumlahnya berkurang 593 kantor dalam setahun.
Sementara itu pada kelompok swasta, terdapat penurunan sebanyak 463 kantor. Lalu, kantor milik bank pembangunan daerah (BPD) hanya susut lima kantor.
Selanjutnya, kantor cabang bank asing (KCBA) pun mencatatkan penurunan sebanyak empat kantor menjadi tinggal 19 kantor saja.
Penurunan jumlah kantor bank di Indonesia terjadi seiring dengan pesatnya digitalisasi perbankan.
Bank Indonesia (BI) mencatat nilai transaksi digital banking mencapai Rp58.478,24 triliun, tumbuh sebesar 13,48% (year-on-year/yoy).
"Kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital tetap kuat didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal," kata Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, beberapa waktu lalu.
Sementara, BI pun mencatat nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debit, dan kartu kredit malah susut 0,81% pada 2023 menjadi Rp8.178,69 triliun.
BACA JUGA: Baru Setengah Tahun, Ratusan Kantor Bank Tutup dan Tak Lagi Beroperasi
Penyusutan kantor bank memang telah dialami sejumlah perbankan. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) misalnya mencatatkan penyusutan 360 kantor sepanjang 2023 hingga September 2023.
"Berkurangnya jumlah kantor BRI merupakan bagian dari strategi perusahaan yang mengikuti customer journey, seiring dengan semakin pesatnya digitalisasi, sehingga masyarakat Indonesia semakin terbiasa dengan transaksi digital," kata Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi, beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN) telah menutup 175 kantor atau outlet sejak 2020 hingga pertengahan 2023. Tercatat, jumlah outlet BTN pada September 2023 mencapai 736 unit.
Direktur Distribution and Funding Bank BTN Jasmin mengatakan sejak pandemi Covid-19, jumlah kantor cabang di BTN memang terus menyusut. "Ini karena pola transaksi yang sudah berubah. Selama pandemi ada pembatasan sosial dan transaksi banyak beralih ke online," kata Jasmin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Stok BBM Shell sempat kosong di sejumlah daerah, ESDM pastikan pasokan aman meski izin impor 2026 masih dievaluasi.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.