Libur Panjang 1 Mei, Okupansi Hotel Jogja Diprediksi Naik
Libur panjang 1 Mei dorong kunjungan wisata Jogja naik hingga 25%. Okupansi hotel diprediksi tembus 80%.
Kegiatan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024 di Cupuwatu II, Purwomartani, Sleman, Selasa (30/1/2024)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, SLEMAN—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersiama Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024. Survei ini dilakukan sejak 17 Januari 2024 sampai 5 Februari 2024 mendatang. Rencananya, hasil survei tersebut dirilis pada Maret 2024.
Khusus di DIY, survei dilaksanakan di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Kulonprogo, Gunungkidul, dan Sleman dengan sampel menyebar di 25 kapanewon dan 27 kalurahan.
Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan ini merupakan survei pertama yang dilakukan oleh BPS bersama OJK.
BPS, kata dia, berkontribusi mengukur secara independen tingkat literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.
Adapun, survei itu mencakup 10.800 rumah tangga dengan sampel yang tersebar di 34 provinsi dan 120 kabupaten/kota se-Indonesia "Kami gunakan sampling probabilitas, ada 120 kabupaten/kota plus delapan kota tambahan yang ada cabang OJK-nya. Hasilnya akan kami rilis sekitar Maret," ucapnya saat meninjau pelaksanaan survei di Sleman, Selasa (30/1/2024).
Dia menjelaskan sampel diambil secara random dengan sebaran pendidikan dari kepala rumah tangga yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan sampel. Adapun, latar Pendidikan sampel diambil mulai dari bawah, yakni SMP dan SMA, hingga setelah SMA.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Friderica Widyasari Dewi mengatakan survei nasional ini penting dilaksanakan untuk mengukur literasi dan inklusi keuangan.
Anggota Dewan Komisioner OJK itu mengatakan ada lima hal yang diukur dari literasi keuangan, di antaranya pengetahuan, keterampilan, keyakinan, sikap, dan perilaku masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan.
Sementara untuk inklusi adalah mengukur apakah masyarakat sudah menggunakan atau mengakses produk jasa layanan keuangan.
Saat ini, kata Friderica, capaian literasi secara nasional sudah mencapai 49,6% dan inklusi keuangan sebesar 85,1%.
Adapun, target dari Presiden, pada tahun ini inklusi keuangan bisa mencapai 90%. "Secara masif terus kami lakukan edukasi literasi bersama semua stakeholder."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang 1 Mei dorong kunjungan wisata Jogja naik hingga 25%. Okupansi hotel diprediksi tembus 80%.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.