Sertifikasi CPLA Jadi Nilai Tambah Pencari Kerja
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Tips Aman Berkendara Electric Vehicle ala Honda Istimewa. /Istimewa.
JOGJA—Motor Listrik (Electric Vehicle) saat ini sudah mulai menjamur di jalan raya. Selain perawatan lebih mudah, motor Listrik (Electric Vehicle) juga ramah lingkungan. Namun motor Listrik (Electric Vehicle) ini berbeda dengan motor bahan bakar terutama dalam hal kecepatan maksimum dan juga cara mengendarainya. Tim Instruktur Safety Riding Astra Motor Yogyakarta selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Yogyakarta,Kedu, dan Banyumas berbagi tips aman berkendara menggunakan motor Listrik (Electric Vehicle).
Banyak pengendara yang menggunakan motor Listrik (Electric Vehicle) lebih fokus terhadap kecepatan dan daya tahan baterai tanpa memperhatikan spesikasi motor Listrik yang lainnya. Seperti contoh, motor Listrik (Electric Vehicle) mengeluarkan suara lebih halus dibandingkan motor bahan bakar sehingga berpotensi tidak teridentifikasi oleh pengendara lain. Oleh karena itu kita harus menjaga jarak dengan kendaraan lain. Begitu juga dengan daya atau tenaga motor Listrik (Electric Vehicle) berbeda dengan motor bahan bakar sehingga pengendara harus memahami karakteristik motor Listrik (Electric Vehicle) terutama saat mendahului dan menanjak.
Saat akan mendahului, pastikan ruang yang tersedia dan kecepatan yang cukup untuk di dahului oleh EV.Batas kecepatan maksimal EV dalam range 45 – 80 km/jam dan akselerasi kecepatan EV lebih lambat dibanding motor bakar sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk menambah kecepatan. Begitu juga Saat akan melewati jalan tanjakan diperlukan momentum yang cukup. Untuk mendapatkan momentum yang cukup dapat dilakukan dengan cara menambah kecepatan sebelum masuk jalan tanjakan.
Beberapa merek motor Listrik (Electric Vehicle) non Honda memiliki riding postur yang berbeda dengan motor bahan bakar. Oleh karena itu penyesuaian dan pengendalian motor Listrik (Electric Vehicle) ini sangat penting. Terutama riding postur saat berbelok atau bermanuver harus memperhatikan beban maksimal dan keseimbangan. Sebaiknya melakukan pengereman untuk mengurangi kecepatan sebelum masuk tikungan.
Meskipun daya atau tenaga motor Listrik (Electric Vehicle) lebig kecil dari motor bahan bakar. Para rider motor Listrik (Electric Vehicle) harus tetap menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap seperti helm, jaket, sarung tangan, celana Panjang dan Sepatu. Karena untuk meminimalisir dampak negative apabila terjadi benturan saat mengendarai motor Listrik (Electric Vehicle).
“Tidak ada perbedaan dalam hal keselamatan antara pengendara motor Listrik (Electric Vehicle) dan motor bahan bakar. Semua pengendara memiliki hak untuk selamat sampai tujuan dengan Cari_Aman saat bekerndara .” pungkas Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.