30 Tahun Kudatuli, PDIP Kota Jogja Teguhkan Demokrasi
DPC PDIP Kota Jogja Gelar Refleksi Kudatuli 1996, Eko Suwanto Ajak Kader Jaga Konstitusi & Demokrasi Untuk Kesejahteraan Rakyat
Tips Aman Berkendara Electric Vehicle ala Honda Istimewa. /Istimewa.
JOGJA—Motor Listrik (Electric Vehicle) saat ini sudah mulai menjamur di jalan raya. Selain perawatan lebih mudah, motor Listrik (Electric Vehicle) juga ramah lingkungan. Namun motor Listrik (Electric Vehicle) ini berbeda dengan motor bahan bakar terutama dalam hal kecepatan maksimum dan juga cara mengendarainya. Tim Instruktur Safety Riding Astra Motor Yogyakarta selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Yogyakarta,Kedu, dan Banyumas berbagi tips aman berkendara menggunakan motor Listrik (Electric Vehicle).
Banyak pengendara yang menggunakan motor Listrik (Electric Vehicle) lebih fokus terhadap kecepatan dan daya tahan baterai tanpa memperhatikan spesikasi motor Listrik yang lainnya. Seperti contoh, motor Listrik (Electric Vehicle) mengeluarkan suara lebih halus dibandingkan motor bahan bakar sehingga berpotensi tidak teridentifikasi oleh pengendara lain. Oleh karena itu kita harus menjaga jarak dengan kendaraan lain. Begitu juga dengan daya atau tenaga motor Listrik (Electric Vehicle) berbeda dengan motor bahan bakar sehingga pengendara harus memahami karakteristik motor Listrik (Electric Vehicle) terutama saat mendahului dan menanjak.
Saat akan mendahului, pastikan ruang yang tersedia dan kecepatan yang cukup untuk di dahului oleh EV.Batas kecepatan maksimal EV dalam range 45 – 80 km/jam dan akselerasi kecepatan EV lebih lambat dibanding motor bakar sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk menambah kecepatan. Begitu juga Saat akan melewati jalan tanjakan diperlukan momentum yang cukup. Untuk mendapatkan momentum yang cukup dapat dilakukan dengan cara menambah kecepatan sebelum masuk jalan tanjakan.
Beberapa merek motor Listrik (Electric Vehicle) non Honda memiliki riding postur yang berbeda dengan motor bahan bakar. Oleh karena itu penyesuaian dan pengendalian motor Listrik (Electric Vehicle) ini sangat penting. Terutama riding postur saat berbelok atau bermanuver harus memperhatikan beban maksimal dan keseimbangan. Sebaiknya melakukan pengereman untuk mengurangi kecepatan sebelum masuk tikungan.
Meskipun daya atau tenaga motor Listrik (Electric Vehicle) lebig kecil dari motor bahan bakar. Para rider motor Listrik (Electric Vehicle) harus tetap menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap seperti helm, jaket, sarung tangan, celana Panjang dan Sepatu. Karena untuk meminimalisir dampak negative apabila terjadi benturan saat mengendarai motor Listrik (Electric Vehicle).
“Tidak ada perbedaan dalam hal keselamatan antara pengendara motor Listrik (Electric Vehicle) dan motor bahan bakar. Semua pengendara memiliki hak untuk selamat sampai tujuan dengan Cari_Aman saat bekerndara .” pungkas Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.
Citilink mengoperasikan 43 pesawat hingga Juni 2026. Dukungan Danantara mendorong transformasi Garuda Indonesia Group dan ekspansi rute.
Komunitas Intelijen AS menyebut China memperoleh data 220 juta pemilih Amerika. Beijing membantah pernah mencampuri pemilu AS.
Pemerintah menghormati putusan MK soal pemisahan anggaran MBG dari dana pendidikan dan akan mengkaji dampaknya terhadap APBN.