Kurma Tetap Jadi Idola Saat Ramadan, Ini 10 Negara Asalnya

Muhammad Sulthon Sulung Kandiyas
Muhammad Sulthon Sulung Kandiyas Senin, 04 Maret 2024 23:57 WIB
Kurma Tetap Jadi Idola Saat Ramadan, Ini 10 Negara Asalnya

Foto ilustrasi. /Ist-Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Kurma jadi menu andalan yang selalu hadir menemani bulan suci Ramadan.

Negara di wilayah Timur Tengah menjadi penyokong kebutuhan buah kurma ke berbagai negara. Tentunya kegiatan ekspor tersebut disesuaikan dengan tingkat minat masyarakat terhadap kurma.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Februari 2022 terdapat peningkatan impor kurma sebanyak 53,4% dibandingkan tahun sebelumnya di periode yang sama, yaitu berkisar 8.800 ton per Februari 2021 (year-to-year/yoy).

Desember 2022, Indonesia disuntik kebutuhan kurma sebanyak 1.300 ton. Sedangkan pada Januari 2023 terdapat lonjakan sebanyak 13.230 ton atau meningkat di angka 125,8% (month-to-month/mtm).

BACA JUGA: Simak! 13 Jenis Kurma, Asal Muasal dan Cita Rasa

Angka itu hanya meliputi negara Indonesia, di mana masih ada negara-negara lain yang membutuhkan buah kurma.

Melansir worldostats.com, berikut 10 negara penyokong kebutuhan kurma dunia

  1. Mesir

Mesir masih menjadi primadona penyuplai kurma ke berbagai negara. Tercatat, Mesir mengekspor kurma sebanyak 1.747.715 ton per 2023.

Mesir menjadi pemasok kurma terbesar di Indonesia dengan total 7.900 ton per 2022. Mesir terkenal memiliki ladang kurma terbesar yang terletak di sepanjang Delta Nil dan Mesir Hulu. Jenis yang paling diminati adalah Deglet Noor dan Zaghloul.

  1. Arab Saudi

Di urutan kedua ada Arab Saudi yang mengekspor kurma sebanyak 1.565.830 ton. Jenis kurma yang tersohor dari negara ini adalah Medjool.

Setiap tahunnya Arab Saudi menggelar pesta kurma dari berbagai produk. Pada 2022, Arab Saudi mengirimkan 1.400 ton kurma ke Indonesia.

  1. Iran

Masih dari wilayah Timur Tengah, Iran merupakan produsen buah kurma yang mampu menghasilkan sebanyak 1.303.717 ton kurma. Komoditas kurma Mazafati, Piarom, dan Zahedi jadi produk yang laris dipasarkan.

Negara di benua Eropa dan Asia merupakan peminat kurma dari negara tersebut.

  1. Aljazair

Di urutan ke empat ada negara Aljazair yang bisa menghasilkan 1.188.803 ton kurma untuk memenuhi kebutuhan di berbagai negara.

Indonesia pernah mengimpor buah kurma dari negara tersebut sebanyak 168 ton pada 2022.

Varian Deglet Nour dan Medjool paling merupakan jenis yang paling banyak dicari karena mempunyai kualitas tinggi.

  1. Irak

Irak menjadi salah satu negara penghasil kurma tertua di dunia dengan perolehan panen sebanyak 750.225 ton. Kurma Barhi dan Khalas jadi varian terpopuler di berbagai negara.

  1. Pakistan

Kurma Aseel dan Sayer merupakan jenis kurma andalan dari negara Pakistan. Pakistan mampu menghasilkan 532.880 ton kurma untuk menyuplai pasar internasional.

  1. Sudan

Sudan mampu menghasilkan 460.097 ton kurma untuk berbagai varian, di mana Bireir, Abid, Rahman, dan Barkawi menjadi jenis favorit di pasaran.

  1. Oman

Selain berhasil mengekspor minyak, gas alam, hingga biji besi, Oman juga mampu menghasilkan 374.200 ton kurma yang dipasarkan ke berbagai negara. Kurma di negara itu terkenal dengan warna coklat tua dan memiliki ukuran besar.

  1. UEA

Uni Emirat Arab (UEA) mampu memanen 351.077 ton kurma. Wilayah yang terkenal memproduksi kurma adalah Al Ain.

Jenis kurma Ajwa selalu jadi incaran bagi para peminatnya di berbagai negara, kurma ini diyakini mempunyai berbagai khasiat untuk kesehatan.

  1. Tunisia

Memiliki luas setara pulau Jawa, Tunisia mampu memproduksi dan menghasilkan 345.000 ton kurma. Varian Deglet Noor memiliki peminat cukup banyak di pasar internasional.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online