Jogja Run D-City 2026 Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Tiket Jadi Beasiswa
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.
Di bulan Ramadan kali ini, Garrya Bianti Yogyakarta berkolaborasi dengan Kartunis asal Jogja, Praba Pangripta menyelenggarakan pameran tunggal bertajuk Guyon Maton mulai tanggal 20 Maret–20 April 2024. - ist/Garrya Bianti Yogyakarta
JOGJA—Di bulan Ramadan kali ini, Garrya Bianti Yogyakarta berkolaborasi dengan Kartunis asal Jogja, Praba Pangripta menyelenggarakan pameran tunggal bertajuk Guyon Maton mulai tanggal 20 Maret–20 April 2024.
Lokasi Kopi Zop Garrya Bianti Yogyakarta disulap menjadi galeri seni bagi pajang karya dari seniman kelahiran 1962 ini. Setidaknya ada 15 karikatur dan kartun yang dipajang dan dapat dinikmati oleh para pengunjung. Pameran ini akan mengangkat fenomena sosial sehari-hari namun dikemas secara humor. Sehingga para penikmat seni pun dapat menikmati seni dari sisi yang berbeda.
Guyon Maton dalam Bahasa Jawa memiliki arti bersenda gurau yang bermakna atau memiliki dasar. Guyon melalui karya visual gambar kartun menjadi sarana atau alternatif untuk membangkitkan kepekaan terhadap humor.
Saat ini, humor dapat menjadi media penyampaian pesan yang menarik. Permasalah politik yang pelik, ketimpangan sosial, peradaban, pelanggaran etik dan tatanan sosial dikemas dalam karikatur dan kartun. Tentu saja jam terbang dan kecerdasan Praba Pangaripta dalam mengemas sebuah peristiwa, menjadi daya tarik tersendiri dalam setiap karyawanya.
Kartunis Praba Pangripta telah lama menggeluti dunia kartun dan karikatur sejak bangku kuliah. Karya-karyanya dapat kita nikmati mulai dari berbagai media cetak local maupun nasional. Selain itu karya ilustrasinya telah menghiasi berbagai cover buku, cerita pendek, dan dongeng di berbagai penerbit.
BACA JUGA: Ini Daftar Puluhan Selebritas Indonesia yang Lolos Jadi Anggota DPR
“Garrya Bianti Yogyakarta ingin menjadi media bagi para seniman kartun dan karikatur untuk terus berkarya. Seiring dengan perkembangan zaman dan media, diharapkan para seniman dapat terus berkreasi,” ujar Ridwan Heriyadi, General Manager Garrya Bianti Yogyakarta, seperti keterangan tertulis Kamis (21/3/2024).
Meskipun saat ini sudah banyak media mainstream yang beralih menjadi digital, namun jangan sampai perubahan ini mematikan karya para kartunis ini. Sebagai hotel yang memiliki perhatian khusus terhadap perkembangan seni dan budaya lokal, Garrya Bianti Yogyakarta ingin menjadi bagian dalam melestarikan budaya kartun salah satunya adalah menjadi wadah untuk berkreasi.
“Kami menyambut baik dukungan dari Garrya Bianti Yogyakarta, tentu saya pribadi senang karena karya-karya saya sangat diapresiasi dan bisa dinikmati langsung oleh para pengunjung. Inilah yang membuat saya untuk semangat mengeluarkan karya,” kata Praba Pangripta di sela-sela acara peluncuran Pameran Guyon Maton di Garrya Bianti Yogyakarta. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.
Samsung mengungguli Apple dalam survei kepuasan pengguna smartphone di Amerika Serikat versi ACSI 2026. Galaxy S Series jadi yang tertinggi.
Dispertapang Kulonprogo mempercepat tanam padi MT 2 di Temon sebelum puncak El Nino agar produktivitas dan stok pangan tetap aman.
BRIN mengungkap penemuan 29 spesies flora baru di Indonesia sepanjang 2025 hingga awal 2026, termasuk Rafflesia dan anggrek.
Bulog mencatat stok beras mencapai 5,36 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, didukung kapasitas penyimpanan 6,2 juta ton di seluruh Indonesia.
Pemda DIY memperkuat kesiapsiagaan bencana saat peringatan 20 tahun Gempa Jogja dengan menekankan budaya sadar risiko dan mitigasi.