Industri Pariwisata Jogja Didorong Kelola Sampah Secara Mandiri
Dinas Pariwisata (Dinpar) Kota Jogja mendorong pelaku industri pariwisata untuk mengelola sampah yang dihasilkan dari kegiatan usahanya secara mandiri
Direktur Operasional Toko Progo, Lie Tan Nie menyerahkan paket sembako kepada warga di Toko Progo, Rabu (3/4/2024)./Anisatul Umah
JOGJA—Toko Progo membagikan sekitar 200 paket sembako untuk warga sekitar, Rabu (3/4/2024).
Manager HRD Toko Progo, Daniel mengatakan kegiatan ini rutin digelar setiap tahun sekali melalui program corporate social responsibility (CSR). "Kami rutin setiap setahun sekali, untuk sasaran kami itu ada tukang becak sekitar area Toko Progo, tukang parkir area Toko Progo, warga dari RT 31, RT 32, RW 09 total kurang lebih ada 200 paket," ucapnya, Rabu.
Dia menjelaskan, paket yang dibagikan berisi berbagai jenis kebutuhan pokok seperti beras 2,5 kg, mi instan, teh, dan gula.
Menurutnya, jumlah paket yang dibagikan tahun ini sama dengan tahun sebelumnya. Hanya saja secara kuantitas memang lebih banyak. "Untuk komoditas beras tahun lalu 1,5 kg, sekarang 2,5 kg. Gula, jika sebelumnya 1/2 kg sekarang 1 kg. Kalau per paket, nilainya kurang lebih Rp150.000. Jumlah paketnya sama dengan tahun lalu," ucap Daniel.
BACA JUGA: Parcel dan Pernak-Pernik Lebaran Laris Diburu Masyarakat
Komoditas sembako, kata dia, dipilih karena jelang Lebaran menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat. Sementara untuk penerimanya, Toko Progo bersama-sama warga sekitar mendata dan menyeleksi siapa saja yang memang berhak dan membutuhkan bantuan sembako tersebut.
"Kami berkoordinasi dengan warga, jadi kami data. Selain itu kami juga komparasikan dengan data-data tahun sebelumnya juga," kata Daniel.
Paket sembako tersebut, kata Daniel, bisa diambil dengan menukarkan kupon yang telah dibagikan.
“Pembagian paket sembako ini diharapkan bisa bermanfaat bagi warga. Sebab tidak bisa dipungkiri jelang lebaran banyak kebutuhan yang harganya melonjak.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pariwisata (Dinpar) Kota Jogja mendorong pelaku industri pariwisata untuk mengelola sampah yang dihasilkan dari kegiatan usahanya secara mandiri
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.