Kemiskinan DIY Satu Digit, Turun Tertinggi se-Jawa pada Maret 2026
Kemiskinan DIY turun menjadi 9,70% pada Maret 2026, tertinggi penurunannya di Jawa. Penduduk miskin berkurang menjadi 408.870 jiwa.
UMKM - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY menyebut masih ada sebagian kecil UKM yang belum bangkit pasca pandemi Covid-19. Wakil Ketua Bidang Keuangan, Perbankan, Keuangan Syariah, dan Pasar Modal Kadin DIY, Wawan Hermawan mengatakan usahanya yang belum bangkit sepenuhnya menyebabkan masih ada kendala dengan perbankan.
Ia berharap kebijakan penghentian restrukturisasi kredit Covid-19 bisa lebih di detailkan lagi. Tidak pukul rata ke semua UKM, karena masih ada yang keberatan.
"UKM di Jogja sebagian besar sudah kembali normal, tapi memang sebagian kecil belum tuntas," ucapnya beberapa hari lalu.
Menurutnya perlu ada kebijakan khusus untuk bidang tertentu, seperti bagi eksportir. Jangka waktu pembayaran dari pembeli yang bisa sampai dua bulan setelah pengiriman menyebabkan UKM butuh dana talangan untuk modal kerja.
BACA JUGA: KPK Menetapkan Mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta Jadi Tersangka Pencucian Uang
Saat ini, kata Wawan, hanya sisa sekitar 10 persen dari pengusaha yang belum bangkit sepenuhnya. "Kebutuhan kemudahan modal kerja masih sangat dibutuhkan," katanya.
Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menghentikan program restrukturisasi kredit Covid per 31 Maret 2024. Debitur pun mulai mengajukan restrukturisasi ulang pasca program ini dihentikan.
Kepala OJK Perwakilan DIY, Parjiman mengatakan OJK DIY terus melakukan pengawasan terhadap debitur yang direstrukturisasi akibat Covid. Bahkan jauh hari sebelum penghentian kebijakan restrukturisasi Covid.
Menurutnya OJK DIY telah meminta kepada Lembaga Jasa Keuangan (LJK) untuk melakukan stress test saat kebijakan ini dihentikan. Serta memetakan debitur yang bisa bertahan atau tidak. "Kami secara intens terus melakukan pengawasan terhadap debitur-debitur," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemiskinan DIY turun menjadi 9,70% pada Maret 2026, tertinggi penurunannya di Jawa. Penduduk miskin berkurang menjadi 408.870 jiwa.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.