Transfer Pusat ke DIY Turun Rp583 Miliar, Pengentasan Kemiskinan Tetap Jadi Prioritas
Pendapatan transfer DIY turun Rp583,77 miliar. Pemda DIY tetap memprioritaskan kawasan selatan dan program pengentasan kemiskinan.
UMKM - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY menyebut masih ada sebagian kecil UKM yang belum bangkit pasca pandemi Covid-19. Wakil Ketua Bidang Keuangan, Perbankan, Keuangan Syariah, dan Pasar Modal Kadin DIY, Wawan Hermawan mengatakan usahanya yang belum bangkit sepenuhnya menyebabkan masih ada kendala dengan perbankan.
Ia berharap kebijakan penghentian restrukturisasi kredit Covid-19 bisa lebih di detailkan lagi. Tidak pukul rata ke semua UKM, karena masih ada yang keberatan.
"UKM di Jogja sebagian besar sudah kembali normal, tapi memang sebagian kecil belum tuntas," ucapnya beberapa hari lalu.
Menurutnya perlu ada kebijakan khusus untuk bidang tertentu, seperti bagi eksportir. Jangka waktu pembayaran dari pembeli yang bisa sampai dua bulan setelah pengiriman menyebabkan UKM butuh dana talangan untuk modal kerja.
BACA JUGA: KPK Menetapkan Mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta Jadi Tersangka Pencucian Uang
Saat ini, kata Wawan, hanya sisa sekitar 10 persen dari pengusaha yang belum bangkit sepenuhnya. "Kebutuhan kemudahan modal kerja masih sangat dibutuhkan," katanya.
Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menghentikan program restrukturisasi kredit Covid per 31 Maret 2024. Debitur pun mulai mengajukan restrukturisasi ulang pasca program ini dihentikan.
Kepala OJK Perwakilan DIY, Parjiman mengatakan OJK DIY terus melakukan pengawasan terhadap debitur yang direstrukturisasi akibat Covid. Bahkan jauh hari sebelum penghentian kebijakan restrukturisasi Covid.
Menurutnya OJK DIY telah meminta kepada Lembaga Jasa Keuangan (LJK) untuk melakukan stress test saat kebijakan ini dihentikan. Serta memetakan debitur yang bisa bertahan atau tidak. "Kami secara intens terus melakukan pengawasan terhadap debitur-debitur," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan transfer DIY turun Rp583,77 miliar. Pemda DIY tetap memprioritaskan kawasan selatan dan program pengentasan kemiskinan.
Komjen Wahyu Hadiningrat resmi menjadi Wakapolri mendampingi Jenderal Suyudi Ario Seto. Simak profil dan rekam jejaknya.
Link live streaming Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 tersedia di Vidio dan YouTube. Simak jadwal dan cara menontonnya.
Satoria Hotel Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-9 dengan tema “Together We 9row” melalui berbagai kegiatan kesehatan, sosial, lingkungan, dan pengembangan dir
Komite MAN 2 Bantul menjelaskan soal Rp4,2 juta yang ramai di media sosial. Nominal disebut bukan tarif wajib bagi wali murid.
Capaian CKG Kulonprogo baru 119.172 dari 459.782 sasaran. Dinkes memperluas pemeriksaan hingga Kantor Pemkab Kulonprogo.