Indomaret Bersama MY BABY Gelar Posyandu Satu Hati di Kota Magelang
Indomaret bersama MY BABY menggelar Posyandu Satu Hati di Kota Magelang untuk mendukung penanganan stunting melalui edukasi tumbuh kembang dan bantuan sarana ke
Asisten Adminitrasi dan Umum sekaligus Plt. Kepala BPKAD Kota Yogyakarta dan Pemimpin Cabang Senopati Bank BPD DIY, Gunawan Baskoro saat melakukan study tiru dan capacity buliding di pemerintah kota Denpasar, Bali
JOGJA—Bank BPD DIY bersama Pemerintah Kota Yogyakarta meningkatkan sinergi dalam rangka mendorong upaya percepatan implementasi digitalisasi pada ekosistem keuangan daerah. Khususnya dalam hal penerimaan PAD (pendapatan asli daerah) berupa pajak daerah dan retribusi.
Pemimpin Cabang Senopati Bank BPD DIY, Gunawan H. Baskoro menyampaikan bahwa Bank BPD DIY akan terus memberikan dukungan kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Pemkot Yogyakarta untuk mempercepat proses digitaliasi pengelolaan keuangan daerah.
“Kami siap mendukung Pemkot Yogyakarta dan mempermudah masyarakat untuk melakukan pembayaran dengan menyediakan kanal-kanal pembayaran baik melalui kanal Bank BPD DIY maupun mitra Fintech” jelasnya.
Dalam rangka mendorong peningkatan penerimaan PAD secara non-tunai di Kota Yogyakarta, pada 23 April 2024 yang lalu, Bank BPD DIY bersama Pemkot Yogyakarta telah melakukan Studi Tiru dan Capacity Building ke Pemkot Denpasar yang diikuti oleh Asisten Administrasi dan Umum sekaligus Plt. Kepala BPKAD Kota Yogyakarta, Wasesa dan Pemimpin Cabang Senopati Bank BPD DIY, Gunawan H. Baskoro.
BACA JUGA: PLN Mobile Proliga 2024 di Yogyakarta Resmi Dibuka, Jakarta Elektrik PLN Siap Berlaga
Dari hasil Studi Tiru tersebut didapatkan informasi bahwa Strategi yang dijalankan oleh Pemkot Denpasar dalam meningkatkan PAD secara Non-Tunai salah satunya adalah dengan melakukan pendampingan langsung ke Wajib Pajak.
Selain itu, Pembayaran pajak juga diarahkan menggunakan layanan Mobile Banking, QRIS serta Virtual Account seperti yang disampaikan oleh Asisten Administrasi dan Umum Kota Denpasar Dewa Nyoman Semadi.
Menurut Gunawan, saat ini Bank BPD DIY juga telah berkolaborasi dengan Pemkot Yogyakarta untuk menyelenggarakan kegiatan/event yang berkesinambungan diantaranya seperti Pekan Panutan PBB, Pekan Pembayaran pajak dan retribusi Serta Digitalisasi ASN sebagai upaya dalam meningkatkan PAD Kota Yogyakarta secara non-tunai.
“Tahun ini, bersamaan dengan Pekan Panutan PBB yang akan di gelar pada bulan Mei mendatang, rencananya juga akan dilakukan soft launching layanan VA (Virtual Account) untuk lebih melengkapi dan menambah jumlah kanal pembayaran pajak daerah yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat” ungkap Gunawan
Saat ini masyarakat juga bisa melakukan pembayaran pajak atau retribusi daerah melalui QRISNA yang terdapat dalam aplikasi JSS (Jogja Smart Service) seperti yang disampaikan oleh Wasesa saat High Level Meeting TP2DD Kota Yogyakarta yang dilangsungkan pada 23 April 2024 lalu.
Untuk lebih meningkatkan animo masyarakat, Bank BPD DIY juga akan memberikan promo cashback bagi nasabah yang melakukan pembayaran PBB melalui Aplikasi Bank BPD DIY Mobile. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indomaret bersama MY BABY menggelar Posyandu Satu Hati di Kota Magelang untuk mendukung penanganan stunting melalui edukasi tumbuh kembang dan bantuan sarana ke
WNI bisa memanfaatkan bebas visa transit China hingga 240 jam. Simak syarat, durasi tinggal, dan daftar negara yang berlaku pada 2026.
Klasemen Asian Games 2026 hingga Minggu malam, Indonesia berada di peringkat 14 dengan 2 emas, 5 perak, dan 17 perunggu.
Hamzah Batik Malioboro terbakar Senin dini hari. Sebanyak 12 mobil damkar, water cannon Polresta Jogja dan truk damkar TNI dikerahkan.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.