Kehidupan Seni Malioboro Digairahkan Lagi lewat Nol Koma #1
Komunitas Malioboro Classical menghadirkan acara bertajuk 0, Nol Koma #1 untuk menggairahkan lagi kehidupan seni di Malioboro.
Panen jambu citra di perkebunan milik Mistoro di Desa Karangsari, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, JAWA TENGAH—Memulai bisnis buah jambu citra pada 2009, Mistoro ingin terus memperluas jaringan pemasaran agar hasil panen perkebunannya tidak hanya berhenti di tangan pengepul yang selama ini menguasai distribusi jambu citra.
"Harapannya tentu bisa mendapatkan jaringan pemasaran sampai ke luar kota. Saat ini, pemasaran lebih banyak untuk pasar lokal," ungkapnya kepada Harian Jogja, Senin (29/4/2024).
Punya lahan di Desa Karangsari, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, bersama orang tuanya, 13 tahun lalu Mistoro memanfaatkan areal seluas 1.000 meter persegi untuk ditanami jambu citra.
Itu menjadi awal dirinya bergerak menggeluti bisnis buah jambu citra. Jambu yang sejenis dengan jambu air tetapi memiliki rasa yang manis dengan kulit buah bertekstur lebih keras. Tidak selunak jambu air pada umumnya.
Mistoro bercerita dirinya terinspirasi dari tetangga yang pada waktu itu sudah menanam jambu citra. Dari sang tetangga, Mistoro belajar cara menanam sampai merawat pohon hingga berbuah.
Bisnis jambu citra makin terbantu ketika dirinya sudah akrab dengan BRI. Upaya mendapatkan kredit usaha rakyat (KUR) bisa dengan lancar didapatkan untuk mengembangkan usahanya.
“Kenapa pakai BRI? Ya karena bank yang paling dekat lokasi tinggal, syarat mendapatkan KUR cukup mudah dan pegawainya juga sangat membantu. Jadi ya, sangat akrab lah dengan BRI,” ujarnya sembari tertawa.
Belasan tahun berjalan, dari areal 1.000 meter persegi, kini Mistoro punya luasan perkebunan mencapai satu hektare. Dari yang awalnya bergerak bersama keluarga besarnya, kini sudah bisa mempekerjakan tiga orang.
Ketika masa panen tiba, Mistoro bisa menjual hasil panennya seharga Rp15.000 per kilogram. Namun, ketika tidak di masa panen, buah jambu citra yang sudah menjadi andalan sejumlah petani di wilayah Punggelan itu dihargai Rp7.000 sampai Rp9.000 per kilogram.
Menurut dia, harga jual itu dari tangan petani ke pengepul. Oleh pengepul, produk jambu citra dipasarkan sampai ke Jakarta ataupun Semarang dengan kualitas buah yang sudah disortir, yakni A dan B.
Selain berharap bisa mendapat jaringan pemasaran sendiri, Mistoro juga berkeinginan mendapatkan binaan dari BRI yang selama ini produknya sudah diakses. Harapannya ketika menjadi binaan, dirinya mendapatkan beragam pelatihan, terutama soal pemasaran.
“Harapannya lagi bisa mendapatkan inspirasi untuk memperluas lini bisnis, misalnya membuat produk turunan dari jambu citra. Ya, semoga apa yang sudah saya lakukan sejauh ini masuk ke dalam kriteria yang disyaratkan BRI,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komunitas Malioboro Classical menghadirkan acara bertajuk 0, Nol Koma #1 untuk menggairahkan lagi kehidupan seni di Malioboro.
Komjen Wahyu Hadiningrat resmi menjadi Wakapolri mendampingi Jenderal Suyudi Ario Seto. Simak profil dan rekam jejaknya.
Link live streaming Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 tersedia di Vidio dan YouTube. Simak jadwal dan cara menontonnya.
Satoria Hotel Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-9 dengan tema “Together We 9row” melalui berbagai kegiatan kesehatan, sosial, lingkungan, dan pengembangan dir
Komite MAN 2 Bantul menjelaskan soal Rp4,2 juta yang ramai di media sosial. Nominal disebut bukan tarif wajib bagi wali murid.
Capaian CKG Kulonprogo baru 119.172 dari 459.782 sasaran. Dinkes memperluas pemeriksaan hingga Kantor Pemkab Kulonprogo.