Dana Rp200 Triliun Lebih Tepat Sasaran Bila Disalurkan Lewat BPR
Bank yang ditaruhin duit itu kan sebetulnya tidak kesulitan likuiditas. Malah kayaknya masih gagap untuk menyalurkan uang itu.
Warga mengantre membeli minyak goreng kemasan saat peluncuran Minyakita di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (6/7/2022). Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah berencana mengerek harga eceran tertinggi (HET) Minyakita sebesar Rp1.000 per liter menjadi Rp15.000 per liter. Kebijakan tersebut dikhawatirkan dapat menurunkan daya beli masyarakat.
Menurut Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Agus Sujatno, rencana kenaikan tersebut, termasuk kenaikan HET beras bulog beberapa waktu lalu, dinilai tidak tepat.
Dia beralasan saat ini mayoritas pendapatan masyarakat masih stagnan, bahkan mengalami penurunan untuk kelompok tertentu. “Adanya kenaikan beberapa kebutuhan pokok secara bersamaan tentu bukan waktu yang pas, di saat kondisi ekonomi masyarakat dan gerak UMKM sedang bergeliat,” kata Agus kepada JIBI, Selasa (7/5/2024).
BACA JUGA: Menteri Perdagangan Usulkan Harga Minyakita Dinaikkan Rp1.000 per Liter
Kenaikan HET minyak goreng ini dinilai juga berpotensi mengerek laju inflasi dan memberikan efek domino yang berujung pada pelemahan daya beli konsumen.
Usulan Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan sebelumnya mengusulkan agar HET minyak goreng kemasan rakyat, Minyakita, menjadi Rp15.000 per liter atau naik Rp1.000 per liter dari HET sebelumnya, seiring meningkatnya harga di pasaran.
“Saya sih usulkan [HET] naik jadi Rp1.000 [per liter],” kata Zulhas saat ditemui di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (6/5/2024).
Namun demikian, penyesuaian HET Minyakita masih terus diskusikan untuk kemudian difinalisasi. Rencana pemerintah untuk mengevaluasi HET Minyakita sempat berembus sejak akhir 2023.
Selain HET Minyakita, pemerintah juga sempat berencana untuk menyesuaikan HET minyak goreng curah.
BACA JUGA: Harga Minyakita Dipastikan Tidak Naik hingga Lebaran 2024
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Isy Karim kala itu menyebut, Kemendag bersama Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi telah mengevaluasi HET untuk minyak goreng curah dan Minyakita.
Selanjutnya, hasil evaluasi tersebut akan dibahas bersama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) usai Pemilu 2024. “Kita masih ingin melihat evaluasi data-datanya, angka-angkanya kita sampaikan ke BPKP, nanti BPKP yang akan evaluasi governance-nya seperti apa,” kata Isy di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin (29/1/2024).
HET minyak goreng curah dan Minyakita belum mengalami penyesuaian sejak 2022. HET minyak goreng curah dipatok sebesar Rp14.000 per liter atau Rp15.500 per kilogram sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 11/2022 tentang Penetapan HET Minyak Goreng Curah.
Kemudian, pemerintah mewajibkan pelaku usaha untuk menjual Minyakita tidak melebihi harga eceran tertinggi sebesar Rp14.000 per liter. Kebijakan itu tertuang dalam Permendag No.41/2022 tentang Tata Kelola Minyak Goreng Kemasan Rakyat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Bank yang ditaruhin duit itu kan sebetulnya tidak kesulitan likuiditas. Malah kayaknya masih gagap untuk menyalurkan uang itu.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.