Penataan Sirip Malioboro Mulai Dibahas Pekan Depan
Pemkot Jogja mulai membahas penataan 10 sirip Malioboro pekan depan bersama Pemda DIY, termasuk parkir, lalu lintas, dan logistik.
Ilustrasi investasi - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Sektor pertanian DIY terkontraksi 9,51% pada triwulan I 2024 akibat El Nino. Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian UMY, Oki Wijaya mengatakan kontraksi di sektor pertanian berdampak langsung pada perekonomian DIY. Sebab menjadi salah satu yang paling berkontribusi pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah.
Dia menjelaskan kontraksi yang terjadi di triwulan I 2024 menandakan adanya penurunan produksi atau nilai tambah. Sehingga memberikan dampak negatif seperti berkurangnya pendapatan petani, penurunan daya beli masyarakat di sektor pertanian, dan berkurangnya kontribusi sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi.
Menurutnya penting untuk memulihkan sektor ini di triwulan II 2024 untuk mengimbagi dampak negatif di triwulan sebelumnya. Oki menyebut pertumbuhan ekonomi triwulan II 2024 akan membaik jika sektor pertanian pulih signifikan ditopang panen dan faktor pendukung lain. "Namun, pemulihan ini mungkin akan terjadi secara bertahap," katanya, Jumat (10/5/2024).
Oki menyebut pertumbuhan ekonomi DIY juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti perekonomian global, kebijakan pemerintah, dan stabilitas politik. Saat satu sektor sedang lesu, dia menyebut sektor lain bisa didorong seperti wisata, industri kreatif, hingga pendidikan.
Lebih lanjut dia mengatakan, diperlukan analisis yang cermat dan pemantauan terhadap perkembangan ekonomi. Sehingga bisa memberikan proyeksi yang lebih akurat.
Apabila El Nino terjadi di triwulan II 2024, kata Oki, kemungkinan akan berdampak negatif ke sektor pertanian dan perekonomian DIY secara keseluruhan. Dampak negatif yang mungkin terjadi di antaranya penurunan produksi dan pendapatan pertanian.
"Kondisi cuaca yang tidak menguntungkan dapat menyebabkan penurunan produksi pertanian, seperti padi, palawija, dan buah-buahan," ujarnya.
Kemudian ada juga potensi penurunan konsumsi dan investasi. Ketika pendapatan turun, masyarakat cenderung mengurangi pengeluaran untuk barang dan jasa lainnya, serta menunda rencana investasi.
Dampak lainnya menurut Oki adalah berkurangnya kontribusi sektor pertanian, peningkatan biaya kebutuhan pokok, dan dampak jangka panjangnya adalah terhadap pertumbuhan ekonomi DIY.
"Misalnya, kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh kekeringan dapat mengurangi produktivitas pertanian dalam jangka waktu yang lebih lama," lanjutnya.
Sebelumnya, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kerja Sama Fakultas Pertanian UGM, Subejo memproyeksikan sektor pertanian DIY akan tumbuh positif di triwulan II 2024. Bersamaan dengan puncak panen raya padi.
"Kuartal II di DIY nampaknya akan tumbuh positif setelah kontraksi di kuartal I," ucapnya.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan lima sektor utama yang kontribusinya paling besar di DIY adalah industri dengan andil 12,07%, pertanian 10,87%, akomodasi dan makan minum 10,41%, Infokom 9,8%, dan konstruksi 8,69%.
Lima sektor utama ini berkontribusi sebesar 51,85% terhadap total perekonomian di DIY. Dari 17 sektor, 5 sektor diantaranya pengaruhnya sudah lebih dari separuh."Sektor utama tumbuh positif kecuali sektor pertanian," jelasnya. (Anisatul Umah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja mulai membahas penataan 10 sirip Malioboro pekan depan bersama Pemda DIY, termasuk parkir, lalu lintas, dan logistik.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M