Asita DIY Sebut Kelok 23 Bisa Buka Koridor Wisata Baru
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Wisatawan memadati kawasan Jalan Malioboro, Jogja. - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY memproyeksikan wisatawan yang berkunjung saat momen libur sekolah bulan depan akan lebih ramai dari Lebaran kemarin. Ketua GIPI DIY, Bobby Ardianto memproyeksikan peningkatan di kisaran 20-30%.
Menurutnya momen libur sekolah akan lebih ramai karena ada beberapa destinasi-destinasi baru di DIY. Sehingga bisa menjadi daya tarik. Dia berharap pengelola destinasi wisata dan stakeholder pariwisata segera bersiap. "Kalau dibanding Lebaran Kemaren perkiraan sekitar 20 persen-30 persen," ucapnya, Jumat (10/5/2024).
Lebih lanjut dia mengatakan industri pariwisata perlu bersiap menyambut momen ini. Seperti menjadi destinasi yang bertanggung jawab. Ia menyebut ini menjadi syarat mutlak agar pariwisata di DIY semakin maju, sesuai dengan ekspektasi wisatawan.
Belakangan, di DIY sudah mulai ramai lalu lalang bus-bus besar. Bobby menyebut wisatawan yang berkunjung beberapa hari ini adalah wisatawan domestik. Kebanyakan wisatawan keluarga dan korporasi.
BACA JUGA: Pembatas Jalan Sepanjang Ringroad Jogja Berencana Dihilangkan, Begini Respons Dishub DIY
"Rata-rata masih dari pulau Jawa, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan sedikit dari Sumatera Selatan," ungkapnya.
Sebelumnya, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY menyebut reservasi hotel pada Mei 2024 rata-rata sudah mencapai 85%, dan diperkirakan masih bisa meningkat hingga 90%. Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo mengatakan ini menjadi kabar baik setelah sempat lesu saat Lebaran kemarin. Dia menyebut Lebaran 2024 turun sekitar 10%-15% dibandingkan 2023.
Menurutnya reservasi di Juni 2024 juga sudah merangkak naik di kisaran 55% karena memasuki musim libur sekolah. Dia meminta momen ini tidak dimanfaatkan untuk aji mumpung baik bagi anggota PHRI DIY maupun pelaku wisata lainnya. "[reservasi] Mei bikin kita bisa nafas. Yang penting kami berikan hospitality yang baik," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Dua narapidana Lapas Cibinong diperiksa setelah ditemukan Ombudsman di area SAE yang disebut sebagai klaster mewah.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Noorhaidi Hasan menyebut empat kemampuan manusia yang menjadi fondasi pendidikan di tengah kecanggihan AI.
ATSI memperkirakan penerapan MNP di Indonesia membutuhkan waktu 3–4 tahun karena tantangan teknis, regulasi, dan biaya.