Aturan Penggunaan AI Rampung pada 2025
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Nezar Patria memastikan aturan mengenai penggunaan dan etika kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI)
Ilustrasi meteran listrik - ist/PLN
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah menyebut bahwa pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Cirebon-1 bakal membuat pulau Jawa berpotensi kekurangan listrik.
Adapun, Asian Development Bank (ADB) bersama PT Cirebon Electric Power (CEP) dan Indonesia Investment Authority (INA) sepakat untuk melakukan pensiun dini terhadap PLTU Cirebon-1 di Jawa Barat pada Desember 2035.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Eniya Listiani Dewi mengatakan pensiun dini PLTU Cirebon-1 masuk dalam dokumen JETP yang sudah disampaikan. “Nah di dalam dokumen ini pertama masalah PLTU yang ada di Cirebon 1 itu, itu sedang dihitung,” kata Eniya dalam acara Green Energy Forum di Hotel Kempinski, Rabu (29/5/2024).
Dengan pensiunnya PLTU Cirebon-1 pada 2035, Eniya menyampaikan bahwa pulau Jawa akan kekurangan listrik dan membutuhkan sambungan listrik dari Pulau Sumatra.
Sehingga, Eniya menuturkan bahwa perlu adanya grid yang tersambung dari Sumatra agar listrik di Jawa dapat bergerak normal dan tidak kekurangan.
“Jadi dari Sumatra grid-nya harus tersambung ke Jawa dan itu harus sebelum 2035 harus tersambung. Sehingga, PLN harus melakukan investasi transmisi,” ujarnya.
Maka dari itu, Eniya menyebut bahwa Jawa harus memiliki pengganti jika PLTU Cirebon-1 dipensiunkan. Salah satunya adalah pengembangan pembangkit dari panas bumi atau geothermal dan tenaga surya atau sistem fotovoltaik (PV).
Namun, pembangunan grid untuk listrik dari Sumatra ke Jawa perlu terus dilakukan karena sumber energi di Jawa tidak besar. “Jadi ini yang masih kami arrange dan di Jawa sendiri ini kecil-kecil. Separated gitu, kecil-kecil dan pembangunannya membutuhkan waktu yang lama juga. Jadi enggak sanggup lah gitu, enggak nyampe sampai 2035,” ucapnya.
Perlu diketahui, Asian Development Bank (ADB) bersama PT Cirebon Electric Power (CEP) dan Indonesia Investment Authority (INA) sepakat untuk melakukan pensiun dini terhadap PLTU Cirebon-1 di Jawa Barat pada Desember 2035. PLTU Cirebon dengan kapasitas 660 megawatt (MW) tersebut akan pensiun 7 tahun lebih awal daripada yang seharusnya, yaitu Juli 2042.
Sementara untuk transaksi ditargetkan akan diselesaikan pada paruh pertama 2024. Hal ini berdasarkan hasil diskusi dengan pemilik pembangkit listrik tersebut dan Pemerintah Indonesia di bawah program Mekanisme Transisi Energi (Energy Transition Mechanism/ETM) dari ADB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Nezar Patria memastikan aturan mengenai penggunaan dan etika kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI)
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.