Sensus Ekonomi 2026 di DIY Capai 79 Persen, Targetkan Rampung Agustus
BPS DIY menyebut Sensus Ekonomi 2026 telah mencapai 79% dan ditargetkan rampung akhir Agustus. Pendataan dilakukan dengan metode CAPI dan CAWI.
Ilustrasi turis asing./Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA— DPD Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies (Asita) DIY menyebut wisatawan mancanegara (Wisman) dari Eropa sudah mulai masuk ke DIY bulan ini. Diperkirakan masih akan meningkat sampai September, dan puncaknya di Juli dan Agustus 2024.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Asita DIY, Edwin Ismedi Himna mengatakan rata-rata Wisman yang datang ke DIY berasal dari Perancis, Jerman, Spanyol, dan Italia. Dia memperkirakan lonjakan Wisman dari Eropa tidak jauh beda dengan tahun lalu.
"Juni, Juli, Agustus, sampai September itu masuk Wisman yang dominan Eropa," ucapnya, Jumat (7/6/2024).
BACA JUGA: Seorang Turis Asal Prancis Tewas Tertimpa Pohon di Penginapan, Berikut Kronologinya
Menurutnya kunjungan Wisman dari Eropa dipengaruhi beberapa hal seperti krisis yang masih berlangsung, hingga Olimpiade di Paris. Olimpiade Paris membuat Wisman banyak yang menahan untuk tidak bepergian jauh.
Mereka memilih bertahan di Eropa untuk menonton Olimpiade Paris. Ia menyebut informasi ini didapatkan dari jejaring di Eropa.
"Satu hal diluar dugaan kami, Olimpiade di Paris ini ternyata mempengaruhi wisatawan yang akan ke luar Eropa," lanjutnya.
Lebih lanjut dia mengatakan selain dari Eropa kunjungan Wisman juga berasal dari Asean seperti Malaysia, biasanya paling ramai di bulan Oktober. Meski demikian kunjungan dari negara-negara Asean setiap bulan selalu ada.
Banyak rombongan dari Malaysia yang berwisata ke DIY. Edwin menyebut hal ini terjadi karena ada penerbangan langsung yang menuju ke negara tersebut. Sehingga kunjungan Wisman sifatnya berkelanjutan, tidak mengenal season.
"Dalam satu bulan ada sekitar 20 grup, harapannya ada penerbangan langsung dari negara lain lagi," jelasnya.
Karyawan Laura's Backpackers 523, Jenny mengatakan peningkatan kunjungan Wisman sudah terjadi, tapi belum terlalu ramai. Kebanyakan berasal dari Filipina, Singapura, Jerman, Italia, dan paling banyak Singapura. Rata-rata lama menginap Wisman sekitar 4 hari, tapi ada juga yang sampai sebulan.
"Ramai di Juni, Juli, kebanyakan ke Borobudur dan Prambanan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS DIY menyebut Sensus Ekonomi 2026 telah mencapai 79% dan ditargetkan rampung akhir Agustus. Pendataan dilakukan dengan metode CAPI dan CAWI.
MotoGP berencana mengurangi jumlah seri di Eropa dan memperluas balapan ke berbagai negara demi menciptakan kalender yang lebih global.
Di tengah riuh dan ketidakpastian kondisi ekonomi yang dihadapi bersama, sebuah momen menyentuh terjadi di kawasan Nol Kilometer Yogyakarta.
OpenAI diproyeksi meraih pendapatan Rp713 triliun pada 2026. Pertumbuhan terbesar datang dari pelanggan korporasi dan bisnis iklan AI.
Megawati Soekarnoputri memimpin upacara HUT ke-81 RI di Sekolah Partai PDIP dan mengajak peserta mendoakan korban gempa di NTT.
Rekomendasi 8 film kemerdekaan Indonesia yang wajib ditonton saat 17 Agustus, dari Merah Putih hingga Bumi Manusia, penuh nilai perjuangan dan nasionalisme.