Ekspor DIY Tumbuh 8,74 Persen, Pemda Bidik Australia dan China
Ekspor DIY Januari-Juli 2026 tumbuh 8,74% menjadi US$352,58 juta. Pemda DIY mendorong perluasan pasar ke Australia dan China.
Study Tour - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—DPD Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies (Asita) DIY mengatakan libur sekolah yang dimulai bulan ini akan mendorong kunjungan wisatawan ke DIY. Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Asita DIY, Edwin Ismedi Himna mengatakan adanya larangan study tour yang sempat mencuat beberapa waktu lalu, tidak lantas menurunkan wisatawan ke DIY khususnya anak sekolah.
Dia mengatakan memang ada beberapa yang sempat menunda karena himbauan berkaitan dengan kasus kecelakaan di Subang, Jawa Barat. Akan tetapi tidak terlalu berpengaruh karena mereka sudah membayar uang muka terlebih dahulu sebelum keputusan tersebut keluar.
Menurutnya sudah ada kesepakatan jelang pelaksanaan study antara pihak sekolah dengan travel agent. Sehingga tidak bisa semudah itu untuk membatalkan.
"Boleh dikatakan ditunda, bukan dibatalkan. Dikarenakan imbauan berkaitan dengan kasus [larangan study tour] kemarin," ucapnya, Jumat (14/6/2024).
Asita DIY memerkirakan kunjungan wisatawan di momen libur sekolah peningkatannya tidak jauh beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebagian besar masih tetap melanjutkan rencana untuk study tour ke DIY.
BACA JUGA: Daftar SMA Terbaik di DIY Versi UTBK 2022, Bisa Jadi Rekomendasi PPDB 2024
Edwin mengatakan beberapa destinasi yang banyak dikunjungi adalah Borobudur, hingga tempat-tempat kerajinan. Tidak hanya wisata, tapi juga dikombinasikan dengan edukasi. Seperti membuat gerabah, membuat batik, dan lainnya. Kemudian kunjungan ke museum-museum juga diperkirakan akan meningkat. "Mereka sudah deal sebelumnya, sudah ada deposit, enggak mungkin dibatalkan," katanya.
Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APBI) DIY, Surya Ananta mengatakan lonjakan kunjungan mal bulan ini akan berlangsung lama. Momen libur panjang Iduladha akan disambung dengan libur sekolah. Sehingga selepas berakhirnya libur Iduladha kunjungan mal masih akan tinggi, sekitar 30% di atas rata-rata harian normal. "Momennya ada dua, libur tanggal merah Iduladha dan libur sekolah," ucapnya.
Di saat libur sekolah kebanyakan kunjungan dari kalangan keluarga. Kunjungan mal meningkat berbarengan dengan peningkatan kunjungan wisata. (Anisatul Umah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekspor DIY Januari-Juli 2026 tumbuh 8,74% menjadi US$352,58 juta. Pemda DIY mendorong perluasan pasar ke Australia dan China.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Cidro Asmoro tayang 8 Oktober di bioskop. Film ini membawa konsep Jawanisasi Modern dengan musik, drama dan komedi.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.
Musim hujan diperkirakan mundur akibat El Nino. Pakar UGM meminta petani menyesuaikan kalender tanam dan memperkuat diversifikasi pangan.