PSEL Mundur ke 2028, Jogja Andalkan Gerakan Mas JOS Tekan Sampah
Pengelolaan sampah Jogja diklaim terkendali meski proyek PSEL mundur ke 2028. Produksi 300 ton per hari ditekan lewat Gerakan Mas JOS.
Inflasi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Ekonom Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Y. Sri Susilo memprediksi pada Juni 2024 DIY akan mengalami inflasi, namun tidak terlalu dalam. Setelah sebelumnya pada Mei 2024 DIY mengalami deflasi 0,08% secara bulanan (month-to-month/mtm).
Dia menjelaskan penyebab inflasi bulan ini di antaranya momen Iduladha dan libur sekolah. Terjadi peningkatan konsumsi meski tidak setinggi saat puasa dan Lebaran. "Impact-nya tidak sekuat momen Idulfitri," ucapnya, Sabtu (15/6/2024).
Menurutnya di momen liburan sekolah akan terjadi peningkatan harga akibat lonjakan permintaan. Misalnya tarif angkutan seperti kereta dan pesawat, hingga hotel. Sebab DIY adalah kota tujuan wisata. "Jogja kan tujuan wisata, hotel, transportasi naik harganya. Inflasi gak terlalu dalam," jelasnya.
Kepala Perwakilan BI DIY Ibrahim mengatakan pengendalian inflasi dilakukan melalui sinergi, koordinasi, dan inovasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY. Tidak hanya fokus pada stabilitas harga, namun juga memperhatikan kesejahteraan rakyat.
Salah satunya melalui sosialisasi belanja bijak, optimalisasi Segoro Amarto sebagai kios referensi harga, serta edukasi inflasi kepada masyarakat bertajuk Masyarakat lan Pedagang Tanggap Inflasi (Mrantasi). "Sebagai bentuk penguatan komunikasi efektif," tuturnya.
BACA JUGA: KLKH Memperkirakan 608 Ton Sampah Plastik Muncul dari Pembagian Daging Kurban
Staf Ahli Gubernur bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kuncoro Cahya Aji menyampaikan upaya menjaga inflasi dilakukan melalui penguatan pengamanan produksi dan efisiensi rantai pasok dari sisi hulu dan hilir.
Di sisi hulu, pengamanan produksi diupayakan melalui peningkatan pemahaman petani terkait kondisi iklim melalui Sekolah Lapang Iklim (SLI), pengembangan bibit unggul yang lebih tahan terhadap penyakit dan iklim, optimalisasi lahan tidur atau tanah kas desa untuk pertanian berdasarkan Pergub DIY No. 24 Tahun 2024. "Serta penggunaan teknologi dalam mendorong produksi pertanian," jelasnya.
Sementara di sisi hilir dilakukan dengan optimalisasi Kerjasama Antar Daerah (KAD) intra provinsi maupun antar provinsi, serta meninjau efektivitas implementasi Operasi Pasar (OP) dan Gelar Pangan Murah (GPM). Menjamin ketersediaan pasokan komoditas bahan pangan yang memadai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan sampah Jogja diklaim terkendali meski proyek PSEL mundur ke 2028. Produksi 300 ton per hari ditekan lewat Gerakan Mas JOS.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.