Penataan Sirip Malioboro Mulai Dibahas Pekan Depan
Pemkot Jogja mulai membahas penataan 10 sirip Malioboro pekan depan bersama Pemda DIY, termasuk parkir, lalu lintas, dan logistik.
Ilustrasi bantuan
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menyebut penyaluran bantuan sosial (Bansos) diwaktu yang tepat akan membantu masyarakat khususnya terkait dengan pemenuhan kebutuhan pangan. Kepala Disperindag DIY, Syam Arjayanti menyebut belum ada kajian yang menyebut Bansos berdampak langsung menstabilkan inflasi.
Akan tetapi menurutnya Bansos bisa berdampak pengendalian harga. Syam menyebut di dalam perhitungan inflasi ada banyak indikator yang digunakan. "Belum ada kajian apakah berdampak dalam hal stabilisasi inflasi," ucapnya, Sabtu (22/6/2024).
BACA JUGA : Wacana Korban Judi Online Diberi Bansos, Begini Respons Jokowi
Ia menyebut saat ini harga-harga bahan pokok di DIY masih stabil. Namun untuk beras sudah mulai merangkak naik dampak dari kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) beras dan gabah. Di mana untuk beras Stabilisasi Pasokan Harga Pasar (SPHP) dijual dengan harga Rp12.500 per kg, dan HPP gabah naik dari Rp5.000 jadi Rp6.000 per kg.
Syam berharap agar tidak sampai berdampak pada inflasi di DIY. Saat ini menurutnya inflasi DIY sudah berada di bawah rata-rata nasional. Kenaikan ini juga dampak dari panen yang sudah mulai berkurang.
Lebih lanjut Syam mengatakan saat ini stok beras di DIY dalam kondisi aman. "Beberapa wilayah mulai ada kenaikan tapi belum signifikan," katanya.
Sebelumnya, Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika menyembut berdasarkan catatan Ombudsman RI Bansos menjadi salah satu kunci sukses pengendalian inflasi. Bansos beras dinikmati sebanyak 22 juta orang dengan besaran 10 kg per orang, atau sekitar 220.000 ton beras disalurkan setiap bulan.
BACA JUGA : Tinjau Gudang Bulog, Ombudsman RI Rekomendasikan Bansos Tetap Dipertahankan
Oleh karena Ombudsman RI menyarankan kepada pemerintah untuk melanjutkan program Bansos ini. Sehingga inflasi bisa terjaga. "Kami segera akan memberikan masukan kepada pemerintah, khususnya Menteri Keuangan agar bantuan pangan ini sebaiknya tetap disalurkan setiap bulan," kata Yeka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja mulai membahas penataan 10 sirip Malioboro pekan depan bersama Pemda DIY, termasuk parkir, lalu lintas, dan logistik.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.